Usai Malam Tahun Baru, Bitcoin Tiba-Tiba Kembali ke Area US$90 Ribu
Bitcoin (BTC) kembali menyentuh area perdagangan US$90 ribu pada Jumat (2/1) malam hari usai malam tahun baru 2026. Hal tersebut membuat investor sedikit lega meski harganya meningkat tipis dan peristiwa ini mengakhiri penurunan panjangnya.
Ini dapat terjadi karena aliran dana masuk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin sebesar US$355 juta atau sekitar Rp5,9 triliun, Ethereum (ETH) senilai US$67,8 juta atau Rp1,1 triliun, dan XRP mencapai US$15,5 juta atau setara Rp259,3 miliar Selasa (30/12) lalu.
Selain itu, kabar dari penerbit stablecoin USDT, Tether yang membeli 8.888 BTC pada malam tahun baru menjadi salah satu faktor naiknya aset terbesar crypto tersebut.
Sebagai informasi, investor jangka panjang atau long-term holder Bitcoin (BTC) mulai menunjukan fase akumulasi atau pembelian. Tercatat, ada 91.507 BTC bernilai US$8.050.405.190 atau sekitar Rp134,9 triliun yang telah diborong dalam 5 hari terakhir, menurut data CheckOnChain. $BTC $XRP $ETH
Beli Casascius Bitcoin pada 2012, Kesabarannya Berbuah Cuan Rp166 Miliar
Sang investor awal bernama John Galt mengaku memiliki sebuah batangan fisik Bitcoin Casassius yang bernilai 100 BTC, yang dibeli seharga sekitar US$500 atau Rp4,83 juta pada 2012.
Sebagai informasi, Casascius Bitcoin adalah barang koleksi fisik langka yang berisi Bitcoin asli, yang diciptakan oleh Mike Caldwell dari tahun 2011 hingga 2013, menampilkan kunci pribadi tersembunyi di bawah stiker holografik yang memberikan akses ke mata uang digital yang tertanam di dalamnya.
Batangan ini berfungsi sebagai penyimpanan dingin, menghubungkan logam fisik dengan nilai digital, dengan versi langka berisi 1.000 BTC menjadi ikonik, meskipun produksinya dihentikan karena masalah regulasi, menjadikannya artefak sejarah yang berharga dan aset investasi.
“Namun, saya tidak ingin menukarkannya. Bagi saya, Bitcoin fisik yang belum ditukarkan terasa lebih berharga daripada sekadar uang,” ujar investor tersebut, melansir dari Bitcoin Forum.
Ketika harga Bitcoin melewati US$10.000 beberapa tahun lalu, investor tersebut mulai merasa cemas karena memegang aset bernilai jutaan dolar adalah beban besar. Sebab, ada risiko seperti susah dijual atau jadi target pencurian.
“Saya mencoba menjualnya beberapa kali, tetapi sulit menjual sesuatu yang begitu berharga, dan Anda tidak bisa mempercayai sembarang orang. Saya mencari informasi lelang, tetapi nilai yang didapat akan kurang dari nilai Bitcoin itu sendiri,” lanjutnya.
Namun setelah nilai Bitcoin naik, penulis akhirnya memutuskan untuk menukarkan batangan itu pada tanggal 13 Mei 2025 saat Bitcoin masih berharga US$100 ribu, meskipun awalnya ragu-ragu.
“Sekarang nilainya sudah lebih dari US$10 juta , saya tahu saya tidak bisa terus membiarkannya begitu saja. Jadi, ya… meskipun saya agak ragu, akhirnya saya menebusnya,” ujar penulis. #AkademiCryptoNews $BTC
📰 Ringkasan Utama • Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menyatakan bahwa ekonomi AS mungkin berada di landasan yang lebih kuat (firmer trajectory) dibanding ekspektasi sebelumnya, meskipun pasar tenaga kerja menunjukkan kelemahan. • Meski aktivitas ekonomi baru-baru ini lebih kuat dari perkiraan, hal itu belum terlihat dalam peningkatan perekrutan yang signifikan. Powell mencatat bahwa level perekrutan dan pemecatan (hiring & firing) tetap rendah hingga September. • Fed akan mengikuti kebijakan suku bunga berdasarkan data—“meeting-by-meeting approach”—untuk menyeimbangkan antara target inflasi 2% dan risiko melemahnya pasar tenaga kerja. • Powell juga menyebut bahwa kenaikan harga barang sebagian disebabkan oleh tarif impor (tariffs), bukan tekanan inflasi umum yang lebih luas. • Meskipun data pekerjaan resmi untuk September tertunda (karena shutdown pemerintah AS), Powell mengatakan bahwa data publik dan swasta yang tersedia cukup untuk memberi arahan kebijakan.
⸻
🔍 SUMMARY • Pernyataan Powell ini menunjukkan bahwa Fed ingin tetap fleksibel dan berhati-hati dalam memotong suku bunga — tidak akan langsung agresif tanpa melihat data ekonomi.
Saya yakin di akhir OKT akan ada cutrate lagi 25 bps.
Tirgus dalībnieki Polymarket ir pārliecināti, ka Bitcoin atkal nokritīs līdz US$70 tūkstošiem
Bitcoin (BTC) šobrīd piedzīvo nenoteiktu kāpumu un kritumu fāzi. Pierādījums tam ir, ka, kad šis raksts tika rakstīts, Bitcoin pieauga tikai par 0,3% pēdējās 24 stundās un tika tirgots stagnējoši par US$83.000, otrdien (18/03).
Tas rada pesimismu decentralizēto tirgus prognozēšanas platformā Polymarket. Kur lielākā daļa, precīzāk sakot, 72%, ir pārliecināti, ka Bitcoin atkal nokritīs līdz US70.000 līdz šī gada beigām.
Noteikti, šo situāciju ietekmē Bitcoin cenu kritums vairāku iemeslu dēļ, piemēram, tirdzniecības nodokļi (tarifi), ko ASV ievieš vairākām valstīm, tostarp Meksikai, Kanādai un Ķīnai.
Malāzija kļūst par pirmo valsti, kas pieņem zakatu ar kriptovalūtu
Zakat vākšanas centrs - Federālās islāma reliģiskās padomes (PPZ-MAIWP) paziņo par iespēju maksāt zakatu ar kriptovalūtu. Tas padara Malāziju par pirmo valsti pasaulē, kas īsteno šo iniciatīvu.
PPZ-MAIWP ģenerāldirektors Datuk Abdul Hakim Amir Osman paziņoja, ka mērķis ir vadīt musulmaņus par viņu atbildību izpildīt zakatu. Cerams, ka šīs tehnoloģiskās blockchain un digitālo aktīvu progresi var atvieglot musulmaņu pienākumu izpildi.
“Pārveidošana zakatu izpildē, izmantojot digitālos medijus, parāda, ka islāms vienmēr attīstās un pielāgojas savas kopienas vajadzībām,” sacīja Abdul Hakim.
Tirgus sarkanā krāsā pēc Crypto White House samita
Kriptovalūtu tirgus piedzīvo ievērojamu kritumu pēc Crypto White House samita beigām. Detalizēti, Bitcoin (BTC) kritās par 3,36% līdz 86.337 ASV dolāriem, savukārt Ethereum (ETH) samazinājās par 3,50% līdz 2.132 ASV dolāriem, kad šis raksts tika rakstīts, sestdien (08/03).
Nepietiek tikai Bitcoin un Ethereum, XRP arī piedzīvo ievērojamu kritumu par 7,82%, savukārt Cardano (ADA) samazinājās vēl dziļāk līdz 10,15%.
Šo svārstīgumu ietekmē regulējošās sajūtas, kas tika apspriestas šajā samitā.
Bitcoin atkal sasniedz 90 000 ASV dolāru pirms KTT par kriptonaudu Baltajā namā
Bitcoin (BTC), pasaulē lielākā tirgus kapitalizācija kriptonauda, atkal ir sasniegusi psiholoģisko cenu robežu 90 000 ASV dolāru. Ir zināms, ka pēdējās 24 stundās Bitcoin cena pieauga par 7,5%, trešdien (05/03). Šis pieaugums notiek pirms Digitālo Aktīvu Augstākā Līmeņa Konferences (KTT), kas notiks šajā nedēļas nogalē. Daži lieli vārdi, tostarp Stratēģijas izpilddirektors Maikls Seilors, ir apstiprinājuši savu dalību. Turklāt ASV prezidents Donalds Tramps tiek minēts, ka viņš atklās Stratēģiskās Bitcoin Rezerves stratēģiju KTT laikā. Tas, iespējams, būs katalizators Bitcoin cenas pieaugumam.
Bitcoin Anjlok ke US$85.000 Usai Trump Tandatangani 20% Tarif ke China**
Bitcoin anjlok 7,99% ke US$85.000 usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani tarif 20% ke China, Senin (03/03) waktu setempat.
Tak hanya itu, Ethereum juga mengalami penurunan yang lebih besar yakni 15,79% menjadi US$2.133, XRP anjlok 16,92% menjadi US$2.404. Penurunan ini diikuti Solana yang anjlok sebesar 18,77% menjadi US$141,78 dan Cardano 19,44% menjadi US$0.8575
Di sisi lain, S&P 500 juga turun hampir 2% karena presiden AS mengatakan Meksiko dan Kanada tidak akan mampu menegosiasikan penangguhan tarif yang akan mulai berlaku hari Selasa.
XRP-Solana Melesat Puluhan Persen Usai Diumumkan Jadi Cadangan Strategis AS**
Presiden AS Donald Trump berencana membentuk cadangan strategis crypto atau *crypto strategic reserve* yang berisikan XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) pada Minggu (02/03) dini hari.
Dalam waktu singkat, kapitalisasi market crypto mengalami kenaikan hingga 10,88% dalam satu hari. Tak hanya itu, Bitcoin (BTC) ikut mengalami kenaikan 11,55% dari US$85.000 ke US$95.000 paska Trump mengumumkannya di Truth Social.
Token lainnya yang disebut, seperti Cardano, XRP, dan Solana mengalami lonjakan yang signifikan, masing-masing sebesar 61,07%, 32,47%, dan 24% dalam periode yang sama.
Menariknya, Trump juga akan memasukkan Bitcoin, Ethereum (ETH) dan crypto lainnya yang berharga. Langkah ini menunjukkan bahwa Trump sudah mulai akan memperhatikan cryptocurrency dalam kepemerintahannya.
CEO Bitwise: Saat Terbaik untuk Memiliki Bitcoin Adalah Sekarang**
CEO Bitwise Hunter Horsley menegaskan tidak ada waktu yang lebih baik untuk berinvestasi di Bitcoin (BTC) selain saat ini. Pasalnya, regulasi kini menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar, dengan perubahan sikap positif dari pemerintah AS, Kongres, serta SEC terhadap industri crypto.
“Kuartal pertama tahun ini menjadi momen terbaik bagi investor untuk memasukkan dana mereka ke Bitcoin, dan kami melihat semakin banyak manajer kekayaan, bank, serta investor tradisional yang terlibat dengan Bitwise Bitcoin ETF,” ujar Horsley dalam wawancara dengan CNBC.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan semakin banyak negara mulai mengakumulasi Bitcoin dalam cadangan keuangannya. Terbukti, akan ada pertemuan penting di Washington D.C. pada 11 Maret mendatang yang akan membahas lebih lanjut potensi Bitcoin sebagai cadangan strategis di AS.
“Abu Dhabi baru saja membeli Bitcoin senilai setengah miliar dolar untuk dana kekayaan negaranya, dan kini ada sekitar 11 negara yang memiliki eksposur terhadap aset ini,” tambah Horsley.
# BlackRock pievieno Bitcoin ETF savam portfelim, Bitcoin pieaug līdz 85 tūkstošiem ASV dolāru BlackRock, lielākais aktīvu pārvaldnieks pasaulē, ir iekļāvis iShares Bitcoin Trust (IBIT) biržā tirgoto fondu (ETF) savā investīciju modeļa portfelī. Ar 1% līdz 2% alokāciju, šis solis sniedz jaunas iespējas piesaistīt pieprasījumu pēc IBIT. Šis solis iezīmē pirmo reizi, kad BlackRock pievieno Bitcoin ETF savam portfelim, kas pārvalda aktīvus 150 miljardu ASV dolāru vērtībā piektdien (28/02). Saskaņā ar Bloomberg ziņoto Michael Gates, BlackRock galvenais portfeļa vadītājs, Bitcoin ir potenciāls unikāla vērtības uzglabātāja un globālas monetārās alternatīvas lomā.
Gensler uzsver, ka kriptovalūtu noteikumu izpildei ir tāls ceļš ejams
Vērtspapīru un biržu komisijas (SEC) priekšsēdētājs Gerijs Genslers atklāja, ka viņa aģentūra daudz darīs ar kriptovalūtu saistīto noteikumu un noteikumu izpildē. Iemesls ir informācijas trūkums, ko investoriem sniedz kriptogrāfijas aktīvu uzņēmumi. Genslers to paziņoja vairākas nedēļas pirms sava līdera perioda beigām pirmdien (20.01.). Turklāt SEC ir jāveic arī turpmāka Altcoin un starpnieku regulatīvā uzraudzība kriptovalūtu tirgū. Jūsu informācijai Genslers ir skeptiķis pret kriptovalūtu nozari. Pēc viņa teiktā, kriptogrāfija aptver tikai mazāk nekā 1% no ASV finanšu tirgus un ir pilna ar spekulācijām.
Selain narasi ia chance berbagi token dengan narasi ea yang sesungguhnya juga berada dalam range Beat yang ideal apabila kita lihat weekly chartnya
$TAO di weekly chart terlihat potensi continuation dalam timeframe besar yang mana dari sini kita bisa melihat harga telah berhasil retast ke $500 dengan sempurna dari flash dumb terakhir
ada peluang berbagai ai related ecosystem di kripto akan memperoleh kenaikan selama Q1 2025
pahami bahwa pos ini hanya analisa internal bukan acuan investasi atau saran investasi atau ajakan untuk menjual atau membeli, kami dari akademi crypto tidak terafiliasi atau berinvestasi dengan berbagai projek yang disampaikan. postingan ini murni untuk analisa internal