Pada tahun 2010, investor mulai memperdagangan Bitcoin dengan harga di bawah satu sen. Sejak saat itu, Bitcoin mengalami pergerakan harga yang cukup fluktuatif. Perkembangan harga Bitcoin dari tahun ke tahun mencapai tonggak baru pada April 2011 ketika harga $BTC mencapai $1.
Sepanjang tahun 2011, btc# mencatat pertumbuhan nilai yang sangat baik. Pada bulan Juni, nilai Bitcoin naik 3.200% dibanding tiga bulan sebelumnya dan mengantarkannya pada puncak harga $32.
Peningkatan harga tersebut tidak berlangsung lama. Setelah dua bulan menunjukkan tren kenaikan yang signifikan, harga $BTC anjlok dan mencapai level terendah pada November 2011 di angka $2.
Harga Bitcoin di Tahun 2013-2016, Alami Dua Kali Bubble Prices
Di tahun 2013, Bitcoin mengalami dua kali bubble prices – lonjakan peningkatan harga yang disertai dengan penurunan harga di mana keduanya terjadi dalam waktu singkat. Gelembung pertama terjadi pada bulan April di mana harga Bitcoin dulu sebesar $220 di awal April, tetapi anjlok hingga $70
Reli gelembung kedua terjadi menjelang akhir tahun. Pada awal Desember, harga Bitcoin meningkat tajam dan menyentuh angka $1.156. Namun tiga hari setelahnya, harganya turun drastis menjadi $760. Sejak saat itu, harga Bitcoin terus mengalami penurunan dan menyentuh level terendah $315 pada awal tahun 2015.
2017-2019, Bitcoin Melonjak Hingga $20.089
Setelah melewati reli panjang penurunan harga, Bitcoin melonjak ke angka $20.089 pada Desember 2017. Namun, Profesor Keuangan Universitas Texas, John Griffin, mengungkapkan kepada CNBC bahwa kenaikan harga tersebut disebabkan karena manipulasi harga lewat perdagangan volume besar.
2020-2021, All-Time-High Bitcoin di $64.804
Di periode Desember 2020 hingga Januari 2021, peningkatan harganya telah mencapai 224%. Maret 2021, Bitcoin mencapai harga tertinggi baru, yakni sekitar $60.000. Puncaknya, Bitcoin mencapai level harga tertinggi (All-Time-High) di angka $64,804 atau setara dengan Rp939.993.000 pada 14 April 2021 #BTCRebound
Secara garis besar, cryptocurrency bisa diperoleh dengan 3 cara yaitu dengan menyelesaikan algoritma blockchain atau mining, membeli, menyimpan dan menjual aset crypto di pasar sekunder atau trading, dan mendapatkan aset crypto sebagai hadiah atau pembayaran atas penyelesaian sebuah task dalam game.
Dalam artikel kali ini, penulis akan fokus membahas cara main crypto untuk pemula dari cara trading crypto di pasar sekunder. Hal ini mengingat bahwasanya cara ini lebih jamak digunakan dan lebih “ramah” terhadap pemula dibandingkan dengan mining secara langsung.
Berikut ini 7 cara main crypto pemula yang bisa Anda ikuti:
1. Siapkan uang dingin terlebih dahulu
Uang dingin adalah sebagian dari pendapatan Anda yang tidak digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari atau membayar tagihan dan utang. Menggunakan uang dingin adalah prinsip manajemen risiko yang harus diterapkan dalam investasi instrumen apapun, Tujuannya adalah supaya kerugian dalam investasi tersebut tidak membuat pemenuhan kehidupan sehari-hari terganggu.
2. Pilih crypto exchange terbaik
Langkah yang kedua adalah memilih crypto exchange yang terbaik. Selain harus terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Anda harus mempertimbangkan beberapa faktor lain, yaitu:
Jumlah aset crypto yang ditawarkan.
Ada atau tidaknya demo trading crypto.
Fasilitas belajar trading crypto yang disediakan.
Biaya transaksi yang dibebankan kepada pengguna.
Kapabilitas aplikasi, seperti tampilan user interface (UI), volume aplikasi dan lain-lain.
Rekam jejak aplikasi dan perusahaan yang membuatnya.
Tingkat keamanannya.
Likuiditas aplikasi tersebut.
3. Membuat akun di aplikasi crypto exchange
Setelah memilih aplikasi terbaik, maka langkah selanjutnya adalah membuat akun di aplikasi crypto exchange tersebut. Biasanya, aplikasi ini sudah dilengkapi dengan verifikasi data biometrik, sehingga Anda hanya perlu mengisi data kependudukan dan rekening dengan baik dan benar dan memasukkan swafoto bersama KTP.
Setelah itu, Anda bisa membeli beberapa koin dasar terlebih dahulu, seperti BIRD, IDRT atau USDT. Hal ini karena membeli cryptocurrency umumnya tidak bisa dilakukan secara langsung ke rupiah, melainkan harus melalui stablecoin tersebut.
4. Memilih cryptocurrency terbaik
Setelah memiliki BIRD atau USDT, Anda bisa memilih cryptocurrency lain sesuai dengan keinginan Anda. Namun sebagai pemula, tentu akan lebih baik jika Anda memilih cryptocurrency terbaik dengan hati-hati.
Lakukan analisis teknikal dan fundamental aset crypto pilihan Anda. Analisis teknikal instrumen yang satu ini kurang lebih sama dengan analisis teknikal pada investasi saham meskipun secara alamiah, crypto memiliki tingkat volatilitas yang lebih tinggi. Adapun untuk analisis fundamental, Anda bisa membaca whitepaper aset crypto tersebut dan berita-berita tentangnya dalam periode waktu tertentu. Namun karena aset crypto adalah aset berlevel dunia, mayoritas whitepaper crypto ini dibuat dengan menggunakan Bahasa Inggris.
Apabila Anda tidak memiliki waktu dan pengetahuan yang cukup memadai untuk melakukan analisis secara mendalam, sebagai pemula Anda disarankan untuk membeli aset crypto dengan nilai kapitalisasi pasar (market capitalization) terbesar, seperti Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH). Karena paling tidak, mata uang kripto tersebut sudah diminati oleh khalayak luas, meskipun harganya relatif mahal.
5. Membuat trading atau investment plan
Setelah mengetahui cryptocurrency terbaik pilihan Anda, maka buatlah trading atau investment plan. Dalam trading plan ini, Anda bisa menuliskan rencana dan strategi trading Anda. Termasuk dalam rencana dan strategi tersebut adalah waktu trading. Berbeda dengan pasar saham dan forex, pasar cryptocurrency beroperasi 24 jam 7 hari dan tanpa instansi perantara. Oleh karena itu, pastikan Anda tetap dalam kondisi baik secara fisik maupun mental saat melakukan trading instrumen ini.
Trading atau investment plan ini penting untuk mencegah Anda bersikap fear of missing out (FOMO) saat trading dan bertujuan untuk memudahkan Anda mengevaluasi strategi trading.
6. Menguji strategi menggunakan akun demo
Salah satu cara main crypto pemula adalah dengan belajar menggunakan demo trading crypto. Dalam akun demo ini, Anda bisa membuka atau menutup posisi trading menggunakan data real time namun uang palsu. Dengan demikian ketika Anda harus cut loss, Anda tidak akan mengalami kerugian.
Menggunakan demo trading adalah hal yang penting bagi investor pemula maupun trader berpengalaman. Sebab dengan akun demo ini, mereka bisa menganalisis efektivitas strategi yang telah mereka buat sebelumnya.
7. Mulai berinvestasi
Langkah terakhir dalam cara trading crypto adalah mulai berinvestasi di aset kripto dan waktu yang telah Anda pilih sebelumnya. Cryptocurrency adalah salah satu jenis aset dengan fluktuasi harga tinggi. Oleh karena itu, tidak disarankan membeli atau menjual aset ini hanya karena harganya mendadak naik maupun mendadak turun. Gunakan rencana yang telah Anda buat dalam trading plan, supaya hasil investasi Anda bisa lebih maksimal $BTC $ETH #
Sekarang ini ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh pemasukan tambahan. Salah satu kegiatan sederhana yang dapat dilakukan dan berpotensi memberi keuntungan adalah dengan melakukan trading.
Trading adalah sebuah aktivitas memperjualbelikan instrumen investasi dalam jangka waktu yang singkat. Aktivitas Trading pun merupakan aktivitas berdagang yang dapat memberikan keuntungan dalam rentang waktu yang pendek.
Karenanya, untuk melakukan trading, seorang trader perlu teliti dalam memilih instrumen investasi yang dibelinya.
Apa Keuntungan Melakukan Trading?
Banyak orang yang telah terjun di dunia Trading, mengatakan bahwa kegiatan trading sangatlah menguntungkan. Trading pun dipandang sebagai salah satu alternatif untuk mendapatkan uang secara singkat. Oleh karenanya, tidak sedikit orang yang tadinya awam soal trading menjadi tertarik mendalaminya.
Trading, apa pun instrumennya, memang sangat menjanjikan keuntungan. Memang anggapan demikian tidaklah salah, tidak jarang ada yang mendapatkan kekayaan dalam waktu singkat dengan trading.
Namun hal ini harus dibarengi dengan pemahaman akan risiko yang ada dari trading itu sendiri. Jadi, trading juga jangan hanya dilihat dari sisi kerennya saja.
Meskipun begitu, trading dipandang sangatlah cocok bagi seseorang dengan modal terbatas yang memiliki banyak waktu luang. Dengan mengetahui seluk beluknya, pastinya Anda dapat mendapatkan penghasilan tambahan dari trading. $BTC $ETH $BNB