*Q: Apa itu Bitlayer?* A: Bitlayer adalah jaringan Bitcoin Layer 2 yang berbasis pada BitVM, bertujuan untuk meningkatkan skalabilitas dan interoperabilitas Bitcoin dengan blockchain lainnya.
*Q: Apa itu Jembatan BitVM?* A: Jembatan BitVM adalah protokol Bitlayer yang memungkinkan interoperabilitas yang aman dan diminimalkan kepercayaannya antara Bitcoin dan rantai lainnya, memfasilitasi transfer aset yang mulus.
*Q: Apa saja tonggak terbaru dari Bitlayer?* A: Bitlayer telah mencapai beberapa tonggak, termasuk: - Peluncuran produk BTC Yield-nya yang sukses, yang sepenuhnya terisi dalam waktu 47 jam. - Kemitraan strategis dengan Arbitrum, Celestia, StakeStone, dan lainnya. - Kemajuan dalam Jembatan BitVM, mendekati peluncuran mainnet. - Integrasi dengan dompet seperti Xverse, meningkatkan aksesibilitas pengguna.
*Q: Bagaimana Bitlayer berkontribusi pada ekosistem DeFi Bitcoin?* A: Bitlayer memperluas kemampuan Bitcoin dengan memungkinkan aplikasi keuangan terdesentralisasi melalui solusi Layer 2-nya, mendorong ekosistem Bitcoin yang lebih serbaguna dan skalabel.
*Q: Di mana saya bisa belajar lebih lanjut tentang perkembangan Bitlayer?* A: Untuk pembaruan dan laporan terperinci, Anda bisa mengunjungi blog resmi Bitlayer dan halaman Medium. #Bitlayer #Bitlayerlabs
*Q: Apa itu USDT?* A: USDT (Tether) adalah stablecoin. Ini adalah cryptocurrency yang nilainya setara dengan 1 dolar AS.
*Q: Mengapa orang menggunakan USDT?* A: Orang menggunakan USDT untuk melindungi uang mereka dari perubahan harga crypto. Ini stabil, jadi lebih aman saat pasar turun.
*Q: Bagaimana USDT membantu pemula?* A: Pemula dapat berdagang dengan USDT dengan mudah. Mereka tidak perlu khawatir tentang pergerakan harga yang besar.
*Q: Apakah USDT sama dengan Bitcoin?* A: Tidak. Harga Bitcoin naik dan turun. USDT tetap dekat dengan 1 dolar.
*Q: Di mana saya bisa menggunakan USDT?* A: Anda dapat menggunakan USDT di bursa crypto seperti Binance untuk membeli dan menjual koin lainnya.
*Q: Apakah USDT aman?* A: Ini lebih aman daripada banyak koin, tetapi selalu lakukan riset Anda sendiri. #creatorpad #Binance
Harga Bitcoin diperkirakan akan melebihi $4,81 juta pada tahun 2036, menurut perkiraan baru. Sebuah studi baru oleh Satoshi Action Education menunjukkan kemungkinan 75% bahwa harga Bitcoin akan melebihi $4,81 juta pada April 2036. Studi ini, yang dipimpin oleh ekonom Murray A. Rudd, menggunakan model probabilitas yang diperbarui untuk memeriksa bagaimana pembatasan penawaran dan permintaan institusional mempengaruhi penilaian jangka panjang. Skenario kejutan pasokan dan harga di Bitcoin Hasil yang diperbarui menunjukkan harga superior sebesar 75% pada $4,81 juta pada April 2036. Rentang kinerja superior sebesar 25% mencapai $10,22 juta, sementara batas atas 95% berkisar dari $11,9 juta hingga $14,76 juta, tergantung pada parameter simulasi. Dalam simulasi yang paling ekstrem, yang mewakili 1%, puncak harga mendekati $50 juta. Rentang ekspektasi median berkisar antara sekitar $6,55 juta dan $6,96 juta untuk tanggal yang sama. Batas pasokan sebanyak 21 juta bitcoin, bersama dengan likuiditas kas yang diharapkan diperkirakan sekitar 3 juta bitcoin, membentuk dasar dari penawaran tersebut. Penyimpanan jangka panjang, jaminan korporat, aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan jaringan lapisan dua diharapkan akan menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam pasokan yang dapat diperdagangkan. Skenario dasar dan menengah mempertahankan pasokan likuid antara 6,55 juta dan 6,96 juta bitcoin pada April 2036, meredakan ekspektasi ekstrem. Simulasi jalur mengilustrasikan bagaimana penarikan berkelanjutan dari platform perdagangan dapat mempercepat terjadinya kekurangan likuiditas. Jika pasokan likuid yang beredar turun di bawah 2 juta bitcoin dengan sensitivitas deflasi yang berkurang, model menunjukkan bahwa harga dapat naik dengan cepat. Dalam skenario terburuk, pasokan likuid turun di bawah 2 juta bitcoin pada 19 Januari 2026, dan di bawah 1 juta bitcoin pada 7 Desember 2027. Implikasi strategi portofolio Model ini juga menggabungkan pola akumulasi institusional, yang mengarah pada pembelian yang melambat selama periode kenaikan dan peningkatan pembelian selama kondisi stabil. Selain itu, studi ini menunjukkan bahwa kesadaran investor terhadap risiko likuiditas akan menjadi penting seiring dengan meningkatnya ketergantungan pada hal itu. $BTC #Follow