Dalam perdagangan, kadang-kadang langkah terberat bukanlah menemukan posisi yang tepat—melainkan mengetahui kapan harus menutupnya.
Whale 0x5D2F adalah bukti hidup dari itu. Selama lima bulan yang panjang, dia memegang posisi Bitcoin short yang besar, menyaksikan posisinya tenggelam ke dalam kerugian yang tidak direalisasi sebesar $27 juta. Kebanyakan orang akan menerima kekalahan. Tapi tidak baginya—dia menunggu.
Kemudian itu terjadi…
Pasar jatuh. Kerugiannya berbalik menjadi keuntungan. Penyelamatan terlihat di depan mata.
Namun alih-alih mengambil kemenangan, dia memilih untuk bertahan sedikit lebih lama.
Sekarang, dengan Bitcoin bangkit kembali, momen kemenangan itu telah hilang—lagi. Posisinya kembali ke kerugian yang tidak direalisasi sebesar $4,5 juta, membuktikan sekali lagi bahwa dalam perdagangan, ragu bisa lebih berbahaya daripada entri yang buruk.
Pasar crypto masuk ke mode panik setelah pengumuman mendadak Presiden AS Donald Trump tentang tarif 100% pada impor China, memicu ketakutan akan perang dagang baru. Pernyataan tunggal ini menyebabkan penjualan besar-besaran secara global di seluruh saham, komoditas, dan crypto.
Total kapitalisasi pasar crypto jatuh di bawah $4 triliun, turun menjadi sekitar $3.7 triliun, dan dalam waktu hanya 12 jam lebih dari $19 miliar dalam perdagangan yang dilikuidasi—kebanyakan dari posisi panjang.
$XRP Rekor Pemecahan
$XRP diperdagangkan sekitar $2.80 sebelum keruntuhan.
Dalam beberapa jam, harga merosot ke $1.53, kehilangan $1.27 dalam satu hari.
Para pembeli masuk kemudian, memulihkan harga menjadi $2.35, tetapi kerusakan sudah terjadi.
Para analis menyebutnya sebagai peristiwa likuidasi terbesar dalam sejarah XRP, dengan para trader kehilangan $707 juta dalam 24 jam.
Analis pasar Chad Steingraber menyebut peristiwa itu sebagai “XRP Black Swan”, menyoroti betapa cepatnya sentimen berubah akibat ketegangan geopolitik.
Status Saat Ini: 📉 Harga XRP: $2.35 🔻 Penurunan 24H: 12.13% 🔻 Penurunan Mingguan: 17.43%
Peristiwa ini jelas menunjukkan bagaimana perdagangan berleveraged dapat runtuh dalam hitungan detik selama ketidakpastian global.
Pos Kenny Nguyen mengeksplorasi $XRP struktur pasokan dalam antisipasi potensi persetujuan ETF XRP spot. Analisisnya menghindari spekulasi harga dan sebaliknya menyoroti implikasi pasar yang praktis.
Metrik kunci dari pos:
Pasokan Maksimum: 100 miliar XRP (tetap)
Pasokan Beredar: ~64,66 miliar
Saldo Escrow: ~35,31 miliar XRP (lebih dari sepertiga dari total pasokan)
Token yang Dibakar: ~14 juta XRP yang dihapus secara permanen
Total Pasokan Tersedia: ~99,99 miliar XRP
Dompet Aktif: Lebih dari 6,9 juta akun di on-chain
Metrik ini menggarisbawahi bahwa pasokan XRP sangat dipengaruhi oleh mekanika escrow, di mana jumlah besar tetap terkunci dan dilepaskan dalam interval waktu tertentu.
👉 Likuiditas dan Utilitas: Perspektif yang Bersaing
Pandangan Nguyen:
ETF XRP spot dapat mendorong permintaan institusional, memperketat pasokan yang tersedia.
Dengan lebih dari 35 miliar XRP masih dalam escrow, likuiditas bisa menjadi tertekan jika permintaan melebihi rilis.
Sanggahan:
Jika rilis escrow membanjiri pasar, pasokan tambahan mungkin mengurangi kelangkaan.
Ini bisa menggeser preferensi utilitas menuju RLUSD (stablecoin Ripple), terutama untuk transaksi dan penggunaan korporat.
Risiko: XRP mungkin lebih dilihat sebagai penyimpan nilai daripada aset utilitas, yang berpotensi melemahkan perannya dalam penyelesaian lintas batas.
👉 Permintaan Institusional vs. Rilis Escrow
Pertanyaan utama yang diajukan adalah apakah:
Permintaan yang didorong oleh ETF akan melampaui pasokan baru, menyebabkan kekurangan likuiditas, atau
Rilis escrow reguler akan jenuh pasar, mengarah pada pengenceran harga dan utilitas.
Ini bukan tentang memprediksi harga tetapi tentang mengevaluasi perilaku pasar struktural. Hasilnya akan bergantung pada:
Bagaimana kustodian ETF mengumpulkan XRP
Bagaimana manajer escrow melepaskan dan menjual XRP