Binance Square

Berita Web3 dan info blockchain terkini hari ini

--

Potensi Larangan Aplikasi Pesan Terdesentralisasi oleh Uganda Memicu Kekhawatiran

Menurut Cointelegraph, ancaman Uganda untuk menutup aplikasi pesan terdesentralisasi Jack Dorsey, Bitchat, mendapat keraguan dari salah satu pengembangnya. Direktur eksekutif Komisi Komunikasi Uganda, Nyombi Thembo, mengumumkan pada hari Senin bahwa timnya memiliki kemampuan teknis untuk menonaktifkan Bitchat. Aplikasi ini menggunakan jaringan mesh Bluetooth, memungkinkan komunikasi terenkripsi tanpa akses internet.Bitchat mengalami lonjakan unduhan pekan lalu setelah pemimpin oposisi Bobi Wine mengajak warga Uganda untuk menginstal aplikasi tersebut sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan pemutusan akses internet oleh pemerintah, taktik yang pernah digunakan dalam pemilu sebelumnya. Thembo menyatakan kepercayaan diri terhadap keahlian timnya, dengan mengatakan, "Kami tahu bagaimana cara membuatnya tidak berfungsi," dan meminimalkan signifikansi aplikasi tersebut dengan menyebutnya sebagai "hal kecil." Data dari Calle menunjukkan lebih dari 400.000 warga Uganda telah mengunduh Bitchat. Calle menjawab dengan tegas di X, menyatakan, "Kamu tidak bisa menghentikan Bitchat. Kamu tidak bisa menghentikan kami," dan mendorong pengembang Uganda untuk terlibat dalam proyek-proyek sumber terbuka, menekankan bahwa aplikasi ini bersifat gratis dan sumber terbuka.
4
--

Pertumbuhan Strategis Telegram di Tengah Tantangan Keuangan

Menurut PANews, Telegram saat ini mempekerjakan kurang dari 100 staf penuh waktu meskipun memiliki basis pengguna sebesar 1 miliar. Perusahaan mempertahankan model operasional yang efisien. Pada paruh pertama tahun 2025, pendapatan Telegram mencapai $870 juta, menandai pertumbuhan lebih dari 65% dibandingkan tahun sebelumnya. Sekitar sepertiga dari pendapatan ini, sekitar $300 juta, dihasilkan melalui perjanjian eksklusif terkait dengan Toncoin. Pendapatan iklan mencapai $125 juta, sementara pendapatan dari langganan berbayar meningkat sebesar 88% menjadi $223 juta. Meskipun mencapai laba operasi mendekati $400 juta, Telegram mencatat kerugian bersih sebesar $222 juta akibat penyusutan Toncoin. Perusahaan bertujuan untuk mencapai $2 miliar dalam pendapatan pada tahun 2025. Rencana untuk penawaran umum perdana (IPO) telah ditunda karena litigasi yang sedang berlangsung di Prancis.
14
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel

Kreator Terkait

Binance News
@Binance_News
Sitemap
Preferensi Cookie
S&K Platform