Chainlink (LINK) memang dikenal sebagai oracle terbesar di dunia kripto, namun ada beberapa faktor risiko dan kelemahan fundamental yang patut dipertimbangkan investor:
1️⃣ Tekanan Supply Token yang Masih Berlanjut
Sebagian besar token LINK belum sepenuhnya beredar. Pelepasan token secara bertahap (unlock & distribution) berpotensi menciptakan tekanan jual jangka panjang, terutama saat market sedang lemah.
---
2️⃣ Utility Token ≠ Price Appreciation
Walaupun Chainlink banyak dipakai oleh proyek DeFi:
Penggunaan jaringan tidak selalu berbanding lurus dengan kenaikan harga LINK
Banyak data feed dibayar dengan skema tetap, bukan demand-driven
Artinya, adopsi tinggi tidak otomatis menaikkan harga token.
---
3️⃣ Kompetisi Oracle Semakin Kuat
Chainlink bukan satu-satunya oracle:
Muncul pesaing seperti Pyth Network, Band, API3
Beberapa menawarkan biaya lebih murah dan eksekusi lebih cepat
Jika market beralih ke alternatif lain, dominasi Chainlink bisa tergerus.
---
4️⃣ Ketergantungan Besar pada Ekosistem DeFi
LINK sangat bergantung pada:
Pertumbuhan DeFi
Aktivitas smart contract
Jika DeFi melambat atau terjadi regulasi ketat, demand terhadap oracle juga ikut melemah.
---
5️⃣ Risiko Sentralisasi Node Oracle
Walaupun diklaim terdesentralisasi:
Banyak node utama masih dikelola entitas besar
Ini menimbulkan single point of trust yang bertentangan dengan prinsip blockchain
---
6️⃣ Performa Harga Tertinggal dari Market
Dalam beberapa siklus:
LINK sering underperform dibanding BTC dan ETH
Recovery saat bull market cenderung lebih lambat
Ini membuat opportunity cost tinggi bagi trader jangka menengah.
📰 Yapon–Çin Münaqişəsinin Xülasəsi və Kripto Aktivlərinə Təsiri
Son bir neçə gündə Yaponya ilə Çin arasında gərginlik kəskin şəkildə artmışdır. Situasiya, Yaponiyanın Baş Naziri Sanae Takaichi-nin Çin Tayvana qarşı hərbi hərəkət edərsə Yaponiyanın müdaxilə edə biləcəyinə dair bəyanatından sonra gərginləşmişdir. Çin dərhal sərt reaksiya verərək, bu bəyanatı "şok edici və yanlış" bir siqnal olaraq adlandırmışdır.
Çinin reaksiyası yalnız diplomatik qınama ilə məhdudlaşmamış, həm də iqtisadi tədbirlər, məsələn:
Yaponiyaya səyahət üçün xəbərdarlıq vermək,
Bəzi sosial/iqtisadi fəaliyyətləri təxirə salmaq,
İdxalı sərtləşdirməyi düşünmək.
Bu situasiya qlobal bazarda narahatlığa səbəb olmuşdur.
📉 Maliyyə Bazarı Üzrə Təsir
Münaqişə:
Yaponiyanın səhmlər indeksinin (Nikkei 225) əhəmiyyətli dərəcədə düşməsinə, xüsusən də Çin turistlərinə çox asılı olan turizm və pərakəndə sektorunun ziyan görməsinə səbəb olmuşdur.
Yen dollar və avro qarşısında əhəmiyyətli dərəcədə zəifləyib.
Qlobal bazar riskdən çəkinmə moduna keçib, yəni investorlar yüksək riskli aktivlərdən qaçırlar.
Bu vəziyyət Asiya maliyyə bazarını qeyri-sabit edir, kütləvi satışa səbəb olur.
💥 Kripto Bazarı Üzrə Təsir
Kripto aktivləri də aşağı düşmüşdür, çünki:
Qlobal investorlar riskli aktivlərdən, o cümlədən Bitcoin və altcoinlərdən qaçırlar.
Bitcoin bir müddət düzəliş edərək bu ilki bəzi gəlirlərini "silmişdir" global qeyri-müəyyənliyin artması nəticəsində.
Bəzi altcoinlər, məsələn, SUSHI son 7 gündə 13%-dən çox düşmüşdür.
Kripto, qlobal sentimentə çox həssasdır; beləliklə, geopolitik gərginlik zamanı kripto bazarı adətən düzəliş edir.
---
✅ Nəticə
Yaponya və Çin arasındakı münaqişə yalnız siyasi məsələ deyil, eyni zamanda qlobal maliyyə bazarlarına, o cümlədən kripto aktivlərinə birbaşa təsir edir. Geopolitik qeyri-müəyyənlik investorları risk almaqdan çəkinməyə məcbur edir, buna görə də bazar aşağı doğru meyllidir.
Əsas:
Siyasi gərginlik → qlobal bazar dalğalanır
Yen zəifləyir & Yapon səhmləri düşür → mənfi iqtisadi siqnal
Bu pis sentiment kriptoya yoluxur → bir çox coinlərin qiyməti düzəliş edir
1. Ekstorsi Fisik dan Kekerasan Nyata yang Mengerikan
Para penjahat tidak hanya menyerang secara digital—tapi juga secara fisik. Pada tahun 2025, beberapa pelaku kriminal melakukan penculikan, penyiksaan, serta mutilasi terhadap korban crypto dengan tujuan memaksa mereka menyerahkan akses ke aset mereka. Beberapa insiden bahkan dilaporkan terjadi di New York (penyiksaan selama 17 hari) dan Prancis (pemotongan jari sebagai peringatan). Korban sering kali diungkap lewat kebocoran data, media sosial, atau oknum internal exchange. Para ahli menyarankan penggunaan multi-signature wallet, cold storage, dan menjaga anonimitas agar tidak menarik perhatian.
2. Serangan ke Exchange Besar di Iran oleh Hacker “Predatory Sparrow”
Pada Juni 2025, exchange terbesar di Iran—Nobitex—diserang oleh kelompok hacker pro-Israel yang dikenal sebagai Gonjeshke Darande (Predatory Sparrow). Mereka mencuri sekitar US$90 juta dan bahkan membocorkan kode sumber platform tersebut. Menariknya, dana yang dicuri “dibakar” dan bukan dimanfaatkan, menunjukkan motif politik, bukan finansial.
📢 Berita Panas: Pajak Crypto Indonesia Naik Mulai 1 Agustus 2025
Pemerintah resmi menaikkan tarif pajak untuk transaksi aset digital:
💱 Transaksi di bursa lokal: dari 0,1% → 0,21%
🌍 Transaksi luar negeri: dari 0,2% → 1%
💰 Pajak mining: jadi 2,2% (dan tahun 2026 masuk pajak penghasilan umum)
✅ Kabar baik: PPN (VAT) buat pembeli crypto dihapus "Crypto di Indonesia sekarang udah kayak selebgram—setiap gerakannya kena sorot pajak! 😅📊 Tapi tenang, PPN dicabut, jadi masih ada senyum kecil buat para hodler. 😉🚀"
Chainlink is indeed the pioneer of oracles, but don't forget:
DeFi/Web3 adoption is still slow 🚧
There are more and cheaper competitors ⚔️
The tokenomics of LINK is still questionable, supply could make prices hard to rise 📉
Its volatility is insane, easy to get stuck 😵
With conditions like this, it’s no wonder if the price of LINK could drop first. For those who already hold, it's better to think twice… maybe it's safer to sell now before it goes deeper. Especially for those who bought in lumpsum 😭😂
Nah, FORTH itu token governance-nya. Jadi kalau AMPL itu mesinnya, FORTH ini yang ngasih arah kemudi. Pemegang FORTH bisa voting dan ngatur aturan main protokol AMPL.
🔥 Use Case AMPL Sekarang
1. Collateral di DeFi AMPL bisa dipake sebagai jaminan pinjaman di DeFi karena sifatnya yang nggak gampang terdilusi dan punya target daya beli stabil.
2. Diversifikasi Portofolio Pergerakan AMPL nggak terlalu ngikutin Bitcoin atau Ethereum, jadi cocok buat nyebar risiko.
3. Arbitrage Hunter Karena ada sistem rebase, trader bisa manfaatin perbedaan harga sebelum dan sesudah supply berubah.
---
🎯 Masa Depan AMPL — Masih Panjang Perjalanannya
Ampleforth nggak mau cuma jadi token “unik-unik doang”. Mereka punya dua proyek gede:
SPOT → Jadi kayak “uang digital” yang stabil dan bener-bener desentralisasi, bisa dipake di mana aja tanpa campur tangan bank sentral.
LVA (Liquidity-Generating Value Asset) → Aset baru yang gabungin stabilitas, yield, dan likuiditas. Intinya, ini bakal bikin AMPL punya peran besar di DeFi ke depannya.
Bayangin siklusnya: Adopsi makin luas → likuiditas gede → makin banyak penggunaan → yield muncul → makin banyak yang mau pake → balik lagi ke adopsi makin luas.
---
💡 Kenapa Layak Dilirik?
Bener-bener Desentralisasi — Nggak ada campur tangan pihak sentral, semua diatur komunitas lewat FORTH.
Stabil Secara Daya Beli — Targetnya CPI-adjusted USD, jadi lebih tahan inflasi dibanding stablecoin fiat biasa.
Fleksibel di DeFi — Bisa buat collateral, unit transaksi, bahkan sumber yield baru.
---
🎙 Closing: AMPL itu kayak eksperimen gila yang bisa jadi masa depan uang digital. Kalau sukses, dia bisa jadi “uang algoritmik” yang bebas dari campur tangan bank sentral, tapi tetap stabil dan berguna di ekosistem DeFi. Dan FORTH? Itu tiket lo buat ikutan nentuin arah masa depannya.
⚠ Disclaimer: Bukan ajakan beli/jual, bro. Tetap DYOR (Do Your Own Research), apalagi AMPL punya risiko unik dari sistem rebase-nya.
#CircleIPO Circle Internet Financial, the company behind the USD Coin (USDC) stablecoin, successfully completed its initial public offering (IPO) on June 5, 2025. In this IPO, Circle raised $1.05 billion by selling 34 million shares at $31 each, giving the company a valuation of around $8 billion.
On the first day of trading on the New York Stock Exchange (NYSE) under the symbol "CRCL", Circle's stock opened at $69 and closed at $83.23, reflecting a surge of 168% from the IPO price.
Circle's successful IPO is seen as a catalyst for other crypto companies considering going public, such as Kraken and Gemini. This also signals an increasing market acceptance of the crypto sector as a legitimate and sustainable industry.
Circle is the issuer of USDC, a stablecoin pegged to the US dollar, widely used in crypto transactions and digital payments. The company aims to build new infrastructure for internet-based money, hoping to reshape how traditional financial systems operate.
Prior to this IPO, Circle had undergone several significant developments, including moving its headquarters from Boston to New York City in early 2025.
Circle's successful IPO reflects strong public market demand for investment in the crypto and fintech sectors, as well as optimism for clearer regulations in the future for digital assets.
#Liquidity101 Likuiditas adalah kemampuan suatu aset untuk segera dikonversi menjadi uang tunai tanpa kehilangan nilai signifikan. Dalam dunia keuangan, likuiditas sangat penting karena mencerminkan stabilitas dan fleksibilitas finansial, baik untuk individu, perusahaan, maupun pasar. Semakin tinggi likuiditas, semakin mudah suatu entitas memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Memahami likuiditas membantu dalam pengambilan keputusan investasi, pengelolaan risiko, dan menjaga kesehatan keuangan secara keseluruhan
#OrderTypes101 🔥 5 Order Types yang Wajib Kamu Tahu di Binance!
1. Limit Order – “Harga Sesuai Maumu!” Kamu tentukan harga sendiri, tinggal tunggu market nyentuh. Cocok buat yang sabar & strategis. 📌 Contoh: Mau beli BTC di $60.000? Set aja limit-nya di sana!
2. Market Order – “Langsung Eksekusi, Gak Pake Lama” Butuh eksekusi cepat? Market order langsung beli/jual di harga terbaik yang tersedia sekarang juga. ⚠️ Cocok pas market volatile, tapi hati-hati slippage!
3. Stop-Limit Order – “Proteksi Plus Kendali” Dua level: harga pemicu (stop) dan harga eksekusi (limit). Ideal buat risk management dan breakout entry. 🛡️ Amanin profit, hindari rugi berlebihan.
4. OCO (One Cancels the Other) – “2 Order, 1 Tujuan” Gabungan limit dan stop-limit. Kalau satu kena, yang lain dibatalin otomatis. 📊 Contoh: Jual BTC di $70.000, tapi pasang juga stop di $58.000. Aman dua arah!
5. Trailing Stop – “Ngikutin Profit, Bukan Cuma Harapan” Stop-loss yang “bergerak” mengikuti harga. Kunci profit saat harga naik tanpa harus mantengin chart. 🧠 Ideal buat trend followers!
#CEXvsDEX101 🔥 CEX vs DEX: Siapa yang Menang di Masa Depan?
Dalam dunia kripto, ada dua kubu besar yang sering dibandingkan: CEX (Centralized Exchange) dan DEX (Decentralized Exchange). Keduanya punya kelebihan dan kekurangan, dan masing-masing punya penggemar fanatik. Yuk kita bahas lebih dalam!
🔒 CEX (Centralized Exchange): Cepat, Nyaman, Tapi Terpusat
Contoh: Binance, Coinbase, Kraken
✅ Kelebihan:
Likuiditas tinggi dan spread kecil
UI/UX ramah pengguna
Fitur lengkap (futures, margin, earn, dll)
Customer support yang siap bantu
❌ Kekurangan:
Anda tidak memegang private key → "Not your keys, not your crypto"
Rawan serangan siber atau kebijakan regulasi
Butuh verifikasi identitas (KYC)
---
🌐 DEX (Decentralized Exchange): Aman, Terbuka, Tapi Rumit
Contoh: Uniswap, PancakeSwap, dYdX
✅ Kelebihan:
Anda pegang kendali penuh atas aset (non-custodial)
#TradingTypes101 Ingin mulai trading di Binance tapi bingung harus mulai dari mana? Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak trader pemula merasa kewalahan saat pertama kali melihat grafik, candle, dan berbagai istilah teknikal. Berikut ini adalah beberapa tips praktis untuk membantumu memulai perjalanan trading dengan lebih percaya diri.
---
1. 📚 Pahami Dasar-Dasar Trading
Sebelum membeli aset kripto apa pun, pastikan kamu memahami konsep dasar seperti:
Spot trading vs Futures trading
Order book, market order, dan limit order
Volatilitas dan likuiditas pasar
Mulailah dari spot market untuk menghindari risiko leverage yang tinggi di futures.
---
2. 🎯 Tentukan Tujuan dan Strategi
Tanya diri sendiri: Apakah saya ingin day trading, swing trading, atau hanya investasi jangka panjang (HODL)?
Setiap strategi punya pendekatan dan risiko masing-masing. Jangan asal ikut-ikutan tren tanpa rencana.
---
3. 🛡️ Gunakan Fitur Risk Management
Fitur seperti stop-loss dan take-profit sangat penting. Jangan pernah masuk market tanpa tahu di mana kamu akan keluar. Aturan emas: hanya risikokan 1–2% dari modal kamu per posisi.
---
4. 🔍 Lakukan Analisis — Bukan Spekulasi
Pelajari cara membaca chart dan gunakan indikator seperti:
RSI (Relative Strength Index)
Moving Average
Volume
Gabungkan dengan analisis fundamental — misalnya, berita pasar atau pengumuman proyek terkait.
---
5. 🧠 Kendalikan Emosi
Emosi seperti fear of missing out (FOMO) dan greed sering jadi penyebab kerugian. Disiplin dalam mengikuti strategi jauh lebih penting daripada "beruntung".
---
6. 🧰 Manfaatkan Fitur Binance
Binance menyediakan banyak tools untuk membantumu, seperti:
TradingView chart langsung di platform
Copy trading melalui Binance Futures Leaderboard
Earn dan staking untuk passive income
---
7. 📈 Mulai dari Kecil dan Belajar dari Pengalaman
Gunakan akun demo (testnet) atau mulai dengan jumlah kecil. Evaluasi setiap transaksi: apa yang berhasil, apa yang tidak.
🔑 Penutup: Konsistensi Lebih Penting daripada Keberuntungan