Kekayaan Elon Musk kembali mencetak rekor. Data terbaru menunjukkan total hartanya telah melampaui US$749 miliar atau sekitar Rp12,4 kuadriliun, menempatkannya semakin jauh di puncak daftar orang terkaya dunia.
Lonjakan ini terjadi setelah SpaceX resmi IPO, yang langsung mendongkrak valuasi perusahaan hingga lebih dari US$800 miliar. Di luar SpaceX, kerajaan bisnis Musk juga mencakup Tesla, Neuralink, xAI, serta platform X yang diakuisisi pada 2022 dengan nilai US$44 miliar. Kekayaannya turut terdongkrak usai memenangkan sengketa hukum lama terkait paket saham Tesla senilai sekitar US$146 miliar.
Namun, menurut analis Bitcoin Joe Burnett, jalan tercepat Musk menuju kekayaan US$1 triliun justru bukan dari insentif korporasi atau IPO lanjutan. Burnett menilai akumulasi Bitcoin bisa menjadi strategi paling agresif, terutama jika BTC digunakan sebagai aset jaminan untuk mendanai proyek besar seperti SpaceX dan pengembangan AI.
Ia berargumen bahwa kelangkaan Bitcoin dan potensi apresiasi nilainya dapat mempercepat pertumbuhan kekayaan Musk dibanding menunggu target valuasi perusahaan tercapai. Meski begitu, strategi ini tetap menyimpan risiko besar karena volatilitas Bitcoin berpotensi memicu tekanan likuidasi saat pasar turun tajam.
Jika Musk masuk BTC secara serius, dampaknya bukan cuma ke harga tapi ke sejarah market.
👉 Follow Menjadi Trader untuk insight crypto & narasi besar sebelum jadi headline global.
#menjaditrader #bitcoin #elonmusk #crypto #marketinsight
China dilaporkan tengah mempertimbangkan uji coba regulasi stablecoin di sejumlah zona perdagangan bebas strategis. Rencana ini mencakup Qianhai (Shenzhen) serta Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan, yang disiapkan sebagai lokasi awal eksperimen.
Program tersebut bertujuan membangun laboratorium teknologi keuangan sekaligus melahirkan proyek percontohan stablecoin RMB lepas pantai. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi mendorong perdagangan digital lintas batas dan memperkuat infrastruktur blockchain China secara signifikan.
Dalam rancangan awalnya, uji coba ini akan dijalankan di bawah pengawasan ketat. Fokus utama meliputi audit transparan, protokol kepatuhan yang ketat, serta koordinasi lintas sektor pemerintahan dan ekonomi untuk memastikan lingkungan yang terkendali bagi operasional stablecoin.
Sinyal kehati-hatian juga datang dari Hong Kong. Eddie Yue, Kepala Eksekutif Otoritas Moneter Hong Kong, menegaskan bahwa pada tahap awal hanya sedikit lisensi stablecoin yang akan diterbitkan, dengan standar kepatuhan yang sangat tinggi.
Jika China benar-benar melangkah, lanskap stablecoin global bisa berubah drastis.
👉 Follow Menjadi Trader untuk update geopolitik & regulasi kripto sebelum dampaknya terasa di market.
#menjaditrader #stablecoin #china #crypto #blockchain
Komunitas kripto global dikejutkan oleh kabar mundurnya Senator AS Cynthia Lummis, salah satu figur paling vokal dalam mendukung cryptocurrency di Washington. Lummis mengumumkan bahwa ia tidak akan melanjutkan masa jabatan dan memilih pensiun ketika periodenya berakhir pada 2027, setelah hanya satu periode menjabat.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat lalu, Lummis menyebut beban kerja yang sangat berat sebagai alasan utama keputusannya. Ia mengakui tidak lagi memiliki energi yang cukup untuk memenuhi tuntutan pekerjaan di tingkat federal.
Kepergian Lummis langsung memicu reaksi luas dari komunitas kripto. Banyak pelaku industri, pengembang, hingga investor menyampaikan apresiasi atas perannya dalam membuka ruang regulasi yang lebih ramah inovasi di Amerika Serikat.
Salah satu suara paling menonjol datang dari Collin McCune, Head of Government Affairs di a16z. Ia menyebut kepemimpinan Lummis telah memberi fondasi penting bagi para inovator, dan menegaskan bahwa posisi industri kripto hari ini tidak lepas dari perjuangannya di Kongres.
Pertanyaannya kini: siapa yang akan mengisi kekosongan suara pro-crypto di Senat AS?
👉 Follow Menjadi Trader untuk update regulasi global yang dampaknya sering baru terasa saat market sudah bergerak.
#menjaditrader #crypto #regulation #bitcoin #globalmarket
Reminder kecil jelang Senin.
Hari ini sering jadi jebakan: range melebar, fake move atas–bawah, ditambah efek weekly close. Jadi kalau masih pegang posisi, ekstra waspada.
Masuk akhir Desember, volume biasanya menipis karena libur Natal & Tahun Baru. Dari data sebelumnya, polanya cukup konsisten.
Playbook musiman:
📉 Tgl 23: cenderung koreksi
📉 Tgl 24: koreksi lanjutan
📈 Tgl 25: Santa rally
📉 Tgl 26 – akhir tahun: lemah / koreksi / sideways
Strategi logisnya sederhana:
Buy saat market tertekan (sekitar 23), ambil profit saat Santa rally, lalu lebih baik minggir. Market akhir tahun jarang ramah buat agresif.
Bonus pola tahunan: awal Januari sering ada pump singkat.
Spot buy terukur di 30–31 Desember, target jual 1–2 Januari.
Sisanya? Liburan, jaga mental.
Performa 2025 sejauh ini bikin banyak asumsi mental jungkir balik.
Logam mulia & komoditas justru lari kencang:
Silver +130%, Gold +65%, Copper +35%.
Saham masih jalan, tapi nggak agresif:
Nasdaq +20%, S&P 500 +16%, Russell 2000 +13%.
Crypto? Masih fase ditinggalin:
BTC -6%, ETH -12%, altcoins babak belur -42%.
Narasinya jelas: uang lagi cari aman & real asset, bukan cerita “future growth”.
Pasar kripto kembali dibuat waspada setelah muncul kabar James Wynn membuka posisi long Bitcoin senilai sekitar $1,2 miliar. Ukuran posisi sebesar ini jelas bukan langkah spekulatif retail, ini pergerakan smart money.
Dalam sejarah market, aksi besar seperti ini sering muncul di fase krusial:
Saat tekanan jual mulai melemah
Ketika market berada di zona akhir koreksi
Atau menjelang perubahan struktur tren
Namun satu hal yang perlu digarisbawahi: smart money tidak pernah konfirmasi arah, mereka mengantisipasi. Retail biasanya baru sadar setelah harga bergerak.
Apakah ini tanda:
📉
koreksi sudah mendekati dasar?
📈
atau awal dari market reversal yang lebih besar?
Jawabannya belum tentu hari ini, tapi sinyalnya sudah muncul.
Bukan soal ikut-ikutan, tapi soal membaca konteks.
👉
Follow Menjadi Trader supaya nggak jadi likuiditas exit, tapi ikut paham pergerakan smart money.
#menjaditrader #bitcoin #smartmoney #crypto #marketcycle
Pada 13 Juni 2011, seorang miner awal Bitcoin bernama Allinvain terbangun dan mendapati mimpi buruk terbesar dalam hidupnya: sekitar 25.000 BTC hilang dalam satu transaksi. Jika dihitung dengan harga saat ini, nilainya setara US$2,2 miliar atau sekitar Rp36,87 triliun, lenyap tanpa jejak.
Tragedi ini bukan disebabkan celah pada jaringan Bitcoin, melainkan kombinasi kelalaian keamanan yang fatal. Akun mining pool milik Allinvain tidak dilindungi 2FA, kredensialnya telah bocor, dan yang paling krusial, file wallet.dat disimpan tanpa enkripsi di sistem Windows dengan perangkat lunak dari berbagai sumber yang tidak terverifikasi.
Situasi tersebut memberi jalan mulus bagi peretas untuk menyalin private key, lalu memindahkan seluruh saldo Bitcoin hanya dalam hitungan detik. Dana hasil peretasan kemudian dipecah ke banyak alamat dan dihabiskan perlahan. Hingga hari ini, pelakunya tidak pernah tertangkap.
Peristiwa ini dikenang sebagai salah satu tragedi paling kelam di era awal Bitcoin. Sebuah pengingat abadi di blockchain bahwa dalam dunia kripto, bukan hanya harga yang penting, tapi keamanan adalah segalanya.
Bukan Bitcoin yang gagal, manusianya yang lengah.
👉 Follow Menjadi Trader untuk cerita, pelajaran mahal, dan insight kripto yang tidak diajarkan di tutorial YouTube.
#menjaditrader #bitcoin #cryptosecurity #onchain #historycrypto
Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), kembali melontarkan pernyataan yang menegaskan filosofi hidupnya di dunia kripto. Ia mengaku tidak menyimpan uang fiat sama sekali, dan seluruh aset likuidnya berada di Bitcoin serta aset kripto lainnya.
Menurut CZ, kebutuhan transaksi sehari-hari tetap bisa berjalan tanpa harus memegang fiat. Ia menggunakan kartu pembayaran berbasis kripto yang berfungsi sebagai jembatan antara crypto dan sistem fiat. Saat kartu digesek, pedagang menerima uang fiat, sementara saldo kripto miliknya, termasuk BNB langsung terpotong secara real-time.
CZ menilai keputusan ini membuatnya tidak terpengaruh kebijakan moneter. Berbeda dengan uang fiat yang tergerus inflasi, ia memandang Bitcoin dan beberapa aset kripto lain memiliki karakteristik penyimpan nilai yang lebih kuat dalam jangka panjang.
“Kita tidak berada di sistem fiat, kita hidup di sistem crypto,” kurang lebih menjadi prinsip yang ia pegang.
Terkait volatilitas, CZ mengakui kripto memang lebih fluktuatif dibanding fiat. Namun baginya, hal itu bukan masalah besar karena ia percaya tren jangka panjang kripto masih mengarah naik, sementara perubahan nilai harian hanya memengaruhi besar-kecilnya pengeluaran.
Bagi CZ, inflasi lebih berbahaya daripada volatilitas.
👉 Follow Menjadi Trader untuk insight mindset crypto kelas global, bukan sekadar soal entry dan exit.
#menjaditrader #crypto #bitcoin #binance #financialfreedom
When you gamble, you rely on luck.
When you run a business, you rely on strategy, risk management, and consistent execution.
Think of yourself as the CEO of “Trader Inc.” Your job? To protect your capital, grow it sustainably, and make data-driven decisions not chase moonshots based on a meme or a gut feeling.
{spot}(BTCUSDT)