Daftar isi
CFD: Singkatnya
Membeli dengan CFD
Menjual dengan CFD
Bagaimana Leverage Bekerja dalam CFD?
Manfaat Menggunakan CFD
Perdagangan Margin
Leverage yang lebih tinggi
Fleksibilitas
Perbedaan Antara Kontrak Berjangka dan CFD
1 Kontrak untuk Perbedaan telah muncul sebagai sarana utama untuk berdagang.
2 Mereka memungkinkan pedagang untuk menahan nilai instrumen, bukan nilai instrumen itu sendiri.
3 Dengan ketentuan dan fungsi yang berbeda, mereka meningkatkan skenario perdagangan secara signifikan.
Dunia perdagangan terdesentralisasi yang sama sekali baru muncul dengan munculnya blockchain. Kontrak pintar membuat setiap catatan tak terhapuskan dan semuanya transparan dan dapat diandalkan. Seiring kemajuan teknologi, hal itu membuka jalan bagi solusi yang lebih canggih. Contract For Difference (CFD) adalah salah satu solusi yang secara radikal mengubah cara bertransaksi dengan instrumen perdagangan.
CFD: Singkatnya
Contract For Difference (CFD) adalah bentuk perjanjian terdesentralisasi. Perjanjian ini memungkinkan para pedagang untuk bertaruh pada pergerakan harga instrumen yang mendasarinya. Instrumen tersebut meliputi saham ekuitas, obligasi, komoditas, dan mata uang. Dalam ekosistem ini, para pedagang diizinkan untuk memegang posisi pada nilai instrumen di masa mendatang. Mereka dapat memperkirakan harga dan bertaruh pada pergerakan naik atau turunnya.
Selain itu, para pedagang tidak pernah memiliki instrumen saat mereka bertransaksi dengan CFD. Mereka tidak perlu membayar layanan terkait seperti penanganan akun atau stempel. Para investor dari akta ini mendapatkan keuntungan dari fluktuasi waktu nyata. Oleh karena itu, protokol menilai posisi mereka secara waktu nyata. Dengan cara yang sama, keuntungan dan kerugian dikreditkan atau didebit dari akun secara waktu nyata.
Selain itu, CFD tidak memberikan hak suara atau hak lainnya kepada para pedagang. CFD juga tidak memberikan kepemilikan aset apa pun kepada para pedagang.
Membeli dengan CFD
Ketika investor bertransaksi dengan CFD, mereka membeli dan menahan posisi tersebut untuk waktu yang lama. Kemudian, mereka menutup posisi tersebut dengan menjual. Pada dasarnya, trader harus terus menerus membeli dan menjual untuk memperoleh keuntungan. Dengan analisis dan strategi perdagangan, seseorang dapat mengantongi banyak keuntungan dalam lingkungan perdagangan ini.
Menjual dengan CFD
Dalam skenario penjualan yang umum, penjual CFD sebagian besar terlibat dalam praktik "shorting". Mereka mengantongi keuntungan dari penurunan harga dan dengan bersikap proaktif. Pada saat yang sama, mereka menggunakan CFD untuk langsung membeli dan menjual instrumen.
Bagaimana Leverage Bekerja dalam CFD?
Perdagangan margin menjadi bagian intrinsik dari perdagangan leverage dalam CFD. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melakukan perdagangan besar sambil memperkuat pergerakan harga. Pedagang perlu menyetorkan sejumlah kecil dari total perdagangan untuk mempertahankan eksposur. Dengan cara ini, mereka dapat menambah keuntungan dan memeriksa margin.
Manfaat Menggunakan CFD
Perjanjian-perjanjian yang berbeda ini memiliki banyak manfaat. Setelah pengguna mengetahuinya, mereka dapat memanfaatkannya dengan bijak.
Perdagangan Margin
Ada banyak margin yang didapat trader dari CFD. Margin membantu investor mempertahankan posisi mereka untuk jangka waktu panjang atau pendek. Selain itu, mereka dapat mempertahankan saldo akun tertentu dan mengizinkan semua jenis transaksi juga.
Leverage yang lebih tinggi
Para pedagang mendapatkan leverage yang lebih besar dengan CFD dibandingkan dengan perdagangan tradisional. Leverage standar dapat mencapai 2% pada level terendah dan 20% pada level tertinggi. Leverage ini menawarkan keuntungan yang lebih baik sekaligus mengurangi kebutuhan akan modal.
Fleksibilitas
Karena pedagang membeli dan menjual posisi, bukan instrumen itu sendiri, mereka dapat melakukannya dengan sangat mudah. Hal ini membuat seluruh perdagangan menjadi sangat mudah bagi semua orang. Pemegangnya bahkan bisa mendapatkan dividen tunai.
Perbedaan Antara Kontrak Berjangka dan CFD
Kontrak berjangka berakhir dalam jangka waktu tertentu. Dalam jangka waktu tersebut, pemegangnya harus menjualnya. Sebaliknya, CFD tidak memiliki kewajiban seperti itu. Pelaku pasar dapat membeli atau menjualnya kapan pun mereka mau.
Dengan CFD, ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh para trader. Mereka dapat mengantongi keuntungan secara berkala sambil mengurangi semua risiko. CFD memberikan semua manfaat yang dicari oleh para trader.