Seiring dengan terus berkembangnya lanskap mata uang kripto, PayPal sekali lagi membuat gebrakan dengan memperkenalkan stablecoinnya sendiri. PayPal USD (PYUSD). Dikeluarkan bekerja sama dengan Paxos Trust Co., stablecoin yang dipatok dalam dolar ini menandai langkah signifikan bagi PayPal untuk menjadi bagian integral dari ekosistem pembayaran kripto. Dengan pesatnya perkembangan industri mata uang kripto, masuknya PayPal ke arena stablecoin telah menarik perhatian baik dari para penggemar maupun pakar keuangan.

Bermitra dengan Paxos Trust Co., stablecoin PayPal PYUSD siap untuk bergabung dengan jajaran stablecoin mapan seperti Tether ($USDT) dan Circle ($USDC). Didukung oleh perbendaharaan jangka pendek, simpanan dolar, dan setara kas, PYUSD bertujuan untuk menyediakan mata uang kripto kepada pengguna yang sangat mencerminkan nilai mata uang fiat tradisional. Stablecoin akan diterbitkan sebagai token ERC-20 di jaringan Ethereum, meningkatkan aksesibilitas dan interoperabilitasnya dalam ekosistem kripto.

PayPal membayangkan PYUSD sebagai bagian integral dari penawaran kripto, memungkinkan pengguna menukarkan token berdenominasi dolar dengan uang tunai atau aset lain dalam platformnya dengan lancar. Pengguna AS yang memenuhi syarat akan memiliki hak istimewa untuk mentransfer mata uang kripto dan PayPal USD yang didukung PayPal di berbagai titik pembayaran vendor.

Untuk menjunjung transparansi dan akuntabilitas, mitra PayPal, Paxos, akan menerbitkan laporan cadangan publik bulanan untuk PYUSD, memberikan wawasan tentang komposisi stablecoin dari nilai aset cadangan PayPal USD. Pengesahan ini, yang dilakukan oleh kantor akuntan independen mengikuti standar yang ditetapkan oleh American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), menegaskan kembali legitimasi stablecoin.

Kolaborasi antara PayPal dan Paxos mewakili tonggak penting dalam penerapan teknologi blockchain dalam keuangan tradisional. Charles Cascarilla, CEO dan Salah Satu Pendiri Paxos menekankan pentingnya PYUSD dalam menjembatani kesenjangan antara aset digital dan industri keuangan. Langkah ini menegaskan kembali nilai praktis blockchain dalam aplikasi dunia nyata.

Peluncuran PayPal ke stablecoin terjadi di tengah perubahan lanskap peraturan. Awal tahun ini, Paxos memutuskan hubungan dengan Binance, bursa kripto terbesar di dunia, menyusul kekhawatiran peraturan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Langkah ini menunjukkan komitmen terhadap kepatuhan terhadap peraturan dan perlindungan investor.

Pengenalan stablecoin PYUSD oleh PayPal mewakili langkah berani ke dunia kripto, memanfaatkan kekuatan teknologi blockchain untuk meningkatkan transaksi keuangan. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi PayPal dalam lanskap mata uang kripto yang terus berkembang, namun juga menggarisbawahi potensi transformatif aset digital untuk industri keuangan yang lebih luas. Saat dunia menyaksikan penerapan PYUSD dan implikasinya, kolaborasi antara PayPal dan Paxos menjadi bukti tumbuhnya sinergi antara keuangan tradisional dan digital frontier.