
Halving Bitcoin terjadi pada tahun 2012 ketika hadiah blok dikurangi dari 50 Bitcoin menjadi 25 Bitcoin. Halving kedua terjadi pada tahun 2016, mengurangi imbalannya menjadi 12,5 Bitcoin per blok. Halving terbaru terjadi pada tahun 2020, sehingga hadiah blok turun menjadi 6,25 Bitcoin.
Apa yang dimaksud dengan separuh Bitcoin?
Halving Bitcoin adalah peristiwa di mana imbalan untuk menambang blok baru di jaringan Bitcoin berkurang setengahnya. Misalnya, pada bulan Mei 2020, halving Bitcoin ketiga terjadi, dan imbalan penambangan menurun dari 12,5 menjadi 6,25 bitcoin.
Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, akan melalui peristiwa penting yang disebut “Bitcoin halving” dalam waktu kurang dari sembilan bulan, peristiwa ini terjadi setiap empat tahun dan secara historis telah mengubah ekosistem Bitcoin.
Dalam sistem Bitcoin, penambang memainkan peran penting dalam menambahkan transaksi baru ke dalam blockchain. Mereka menggunakan komputer yang kuat untuk memecahkan masalah matematika yang rumit, dan setelah masalah terpecahkan, mereka membuat blok transaksi baru.
Sebagai imbalan atas upaya mereka dan sebagai insentif agar mereka terus mengamankan jaringan, para penambang menerima sejumlah Bitcoin untuk setiap blok yang berhasil mereka tambahkan ke blockchain. Ini dikenal sebagai hadiah blok.
Namun, halving mendatang akan melanjutkan pola ini, mengurangi hadiah blok dari 6,25 Bitcoin menjadi 3,125 Bitcoin (setengah dari nilai sebelumnya). Oleh karena itu, mekanisme kelangkaan ini memastikan bahwa total pasokan Bitcoin akan dibatasi hingga 21 juta koin, menjadikannya aset yang mengalami deflasi dan berpotensi meningkatkan nilainya seiring waktu karena meningkatnya permintaan dan terbatasnya pasokan.
Peristiwa halving secara historis berdampak pada ekosistem Bitcoin. Ketika imbalan blok berkurang, penambang menerima lebih sedikit Bitcoin baru untuk pekerjaan mereka, sehingga memengaruhi profitabilitas dan biaya operasional mereka. Hal ini dapat menciptakan tekanan ke atas pada harga jika permintaan tetap konstan atau meningkat, seperti pada halving sebelumnya.
Sederhananya, sejarah halving Bitcoin menunjukkan bahwa halving ini berdampak besar pada harga mata uang kripto. Setelah separuh sebelumnya, nilai Bitcoin telah mengalami lonjakan yang signifikan. Hal ini dapat dikaitkan dengan berkurangnya pasokan Bitcoin baru, yang menciptakan rasa kelangkaan dan peningkatan permintaan di kalangan investor.
Dinamika Pasar dan Halving Bitcoin: Faktor-Faktor yang Berpengaruh
Memang benar, penting untuk diketahui bahwa peristiwa halving Bitcoin dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berkontribusi terhadap dinamika pasar. Sentimen investor, liputan media, dan perubahan peraturan semuanya memainkan peran penting dalam menentukan arah harga Bitcoin.
Selain itu, keadaan ekonomi global dan meningkatnya minat terhadap mata uang kripto sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi dapat berdampak signifikan terhadap kinerja Bitcoin.
Akibatnya, halving Bitcoin menjadi peristiwa penting yang secara signifikan mempengaruhi dinamika penawaran dan permintaan mata uang kripto. Meskipun hal ini menghadirkan tantangan bagi para penambang dengan mengurangi imbalan blok, data historis menunjukkan bahwa hal ini sering kali dikaitkan dengan kenaikan harga, sehingga hal ini menjadi daya tarik yang signifikan bagi investor dan pedagang.