Pada bulan Maret 2021, dunia seni berubah total ketika Beeple menjadi pusat perhatian dengan mahakarya NFT-nya yang inovatif, "The First 5000 Days," yang terjual dengan harga fantastis $69 juta di balai lelang Christie's. Momen penting ini tidak hanya mengukuhkan status Beeple sebagai tokoh terkemuka di dunia seni, tetapi juga menandai dimulainya era revolusioner di mana token non-fungible dan seni digital berbenturan, membuat para pencinta seni terkesima sekalipun. Namun, perjalanan artistik Beeple telah mencapai titik yang menakjubkan dengan peluncuran "HUMAN ONE" di Crystal Bridges Museum of Art di Bentonville, Arkansas. Karya seni transformatif ini, perpaduan harmonis antara inovasi digital dan ekspresi artistik, mengajak penonton dalam perjalanan yang memikat, baik melalui dunia virtual maupun dunia nyata.
HUMAN ONE di Crystal Bridges Museum melampaui batasan artistik konvensional, memikat pengunjung dengan video digital dan perpaduan pahatan tiga dimensinya. Karya seni ini menampilkan sosok enigmatik yang melintasi lanskap virtual, digambarkan di empat layar video beresolusi 16k yang memukau dan terus bermetamorfosis. Pengalaman dinamis ini mendorong pengunjung untuk mempertanyakan persepsi sadar mereka dan menjelajahi hamparan luas dunia mimpi mereka. Karya Beeple sangat interaktif, menghadirkan tantangan yang menggiurkan bagi pengunjung untuk membuka NFT baru dengan menguraikan telur Paskah tersembunyi, sehingga menambah lapisan keterlibatan yang mengasyikkan pada pengalaman artistik.
Esensi "HUMAN ONE" tidak terbatas pada batasan statis; melainkan, ia memulai perjalanan transformasi 24/7 yang tak terputus, mencerminkan evolusi manusia yang tak henti-hentinya. Karya seni ini dengan mulus menyesuaikan pencahayaannya dengan perubahan waktu, menghadirkan suasana khas yang selaras dengan lingkungan di setiap momen. Khususnya, komitmen Beeple untuk menyempurnakan dan meningkatkan karya seni ini tetap teguh, menjanjikan evolusi berkelanjutan setiap kali "HUMAN ONE" menghiasi lokasi baru.
Setelah baru saja kembali dari pameran internasional di Castello di Rivoli di Italia dan M+ di Hong Kong, "HUMAN ONE" siap mengukir jejak yang tak terlupakan di kancah seni global. Karya saudaranya, S.2122 (2023), telah menemukan tempatnya di Museum Seni Deji di Nanjing, Tiongkok, yang semakin memperkuat pengaruh Beeple pada lanskap seni yang berkembang pesat.
Berlandaskan pada kesatuan digital dan fisik, "HUMAN ONE" dipuji oleh para spesialis museum sebagai metafora yang menyentuh hati tentang kemajuan manusia. Di dunia yang diwarnai oleh transformasi yang konstan, mahakarya Beeple ini menjadi cermin menawan yang mencerminkan definisi seni itu sendiri yang terus berkembang.
Crystal Bridges, didirikan oleh pewaris Walmart dan filantropis Alice Walton, akar Amerika Beeple sangat terasa. Didirikan pada tahun 2005 sebagai lembaga nirlaba, museum ini mewujudkan semangat Amerika dan telah dikunjungi lebih dari 10,7 juta pengunjung sejak diresmikan pada tahun 2011.
Meskipun Crystal Bridges belum dapat memastikan apakah "HUMAN ONE" menandai penampilan perdana Beeple di museum Amerika, maknanya tetap tak tertandingi. Dibeli oleh Ryan Zurrer di Christie's pada tahun 2021, pameran ini menjanjikan pandangan eksklusif ke dalam karya visioner Beeple. Menariknya, pameran ini terbuka untuk umum tanpa tiket, mengundang semua orang untuk merasakan langsung perpaduan seni dan inovasi. Pameran ini direncanakan akan memikat pengunjung hingga Januari 2024, memberikan kesempatan tak tertandingi untuk menyelami dunia "HUMAN ONE" dan menyaksikan evolusi seni dalam bentuknya yang paling murni.