Bagaimana cara mencapai keuntungan yang stabil dalam perdagangan? Setelah membaca artikel ini, saya yakin Anda akan belajar bagaimana meningkatkan aset Anda sepuluh kali lipat. Jika Anda menyukainya, silakan sukai dan simpan, dan nikmati di waktu luang Anda. Strategi dan Rencana: Kunci Mencapai Profitabilitas yang Stabil Strategi dan rencana saling terkait erat, dan rencana merupakan perpanjangan dan kekonkritan strategi. Dalam perdagangan, strateginya adalah memutuskan apakah akan terlibat dalam kampanye besar atau perang gerilya skala kecil berdasarkan situasi saat ini, dan merumuskan rencana yang layak.
1. Apa strateginya? Strategi dapat diringkas secara ringkas dalam tiga kata: rasio untung-rugi. Ini mewakili pertukaran kerugian kecil dengan kemenangan besar untuk memastikan kelangsungan hidup dan perkembangan pasar dalam jangka panjang. 2. Memahami rasio untung-rugi Rasio untung-rugi merupakan konsep yang abstrak dan konkrit. Secara khusus, ini mengacu pada rasio memperoleh keuntungan besar dengan biaya kecil. Tergantung pada jangka waktu perdagangan, rasio untung dan rugi akan disesuaikan, misalnya:
👉Perdagangan Intraday: Kemungkinan memenangkan 90 atau 120 pips dengan risiko 30 pips
👉Perdagangan Intra-Minggu: Seiring berjalannya waktu, Anda dapat mengambil risiko 50 pips untuk mendapatkan 200 atau 300 pips. Namun, pasar mungkin mengalami kenaikan 300 poin dalam satu minggu, namun ini bukan kenaikan 300 poin dalam satu hari, namun mungkin kenaikan 400 poin dalam tiga hari, diikuti dengan koreksi lebih dari 100 poin dalam satu minggu. dua hari berikutnya.
👉Perdagangan intra-bulan: Tergantung pada tahap pasar. Jika kita dapat memperoleh 300 atau 400 poin dan menembus zona biaya, kita perlu menyesuaikan diri dan mengamati apakah pasar memiliki potensi untuk memungkinkan kita terus memperoleh keuntungan 500 atau 600 poin. Rasio untung-rugi berperilaku abstrak dalam struktur waktu yang berbeda, dan kondisi pasar perlu dipertimbangkan secara komprehensif. Rasio untung-rugi bersifat tetap, namun dapat disesuaikan dengan tahap perkembangan pasar dan karakteristik masing-masing pedagang, seperti penyesuaian struktural dan proporsional. 3. Rencana: langkah-langkah implementasi yang lebih spesifik. Rencana adalah langkah-langkah implementasi strategi yang spesifik, meliputi:
👉Tentukan apakah akan mengambil posisi long atau short, yaitu menentukan arah tren
👉Tetapkan titik masuk, hentikan kerugian, dan ambil untung sesuai dengan tahap perkembangan pasar
4. Perbedaan antara perencanaan interval dan perencanaan tren Perencanaan interval cocok untuk tahapan guncangan pasar, di mana target pengambilan keuntungan umumnya adalah pengambilan keuntungan aktif. Rencana tren menggunakan waktu tunggu untuk mendapatkan ruang lebih besar bagi perkembangan tren, dan biasanya tidak memerlukan penyesuaian yang sering.
5. Pentingnya menahan posisi. Baik itu rencana interval atau rencana tren, menahan posisi adalah kunci untuk mencapai tujuan keuntungan. Keberhasilan rencana apa pun bergantung pada eksekusi tanpa syarat. Tekad yang kuat untuk mempertahankan posisi, menghentikan kerugian, dan mengambil keuntungan adalah tindakan utama yang mencerminkan pemikiran tren.
6. Implementasikan rencana dengan tegas dan tekankan pada eksekusi. Jangan tertipu oleh fluktuasi kecil di pasar dan selalu terapkan rencana dengan tegas. Kemampuan eksekusi merupakan jaminan terlaksananya rencana dan kunci stabilitas sistem perdagangan. Dengan memperbaiki tautan eksekusi, sistem perdagangan yang stabil terbentuk. Inti utamanya terletak pada kemampuan analitis, memperkuat integritas logika berpikir, meningkatkan keakuratan rencana, dan memberikan jaminan bagi pelaksanaan rencana yang benar. Menurut gaya operasi yang dipersonalisasi, strategi dan rencana ditetapkan untuk memastikan bahwa semuanya sesuai dengan tren pasar dan mencapai keuntungan yang stabil.
