Popularitas token non-fungible (NFT) telah meningkat sejak tahun 2017, menjadikannya sebagai salah satu topik terhangat dalam ekosistem blockchain. Daya tarik NFT telah menarik semakin banyak peserta di industri kripto. Atribut unik dari token ini, dikombinasikan dengan likuiditas yang melekat dan potensi pertumbuhan yang luar biasa di masa depan, memungkinkan peserta untuk memperdagangkan beragam jenis aset atau menjadi pemegang aset tunggal.

Pada kuartal pertama tahun 2023, pasar NFT global mengalami pertumbuhan yang mengesankan sekitar 8,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai nilai yang mengejutkan sebesar $4,7 miliar. Mengingat keberhasilan ini, tidak mengherankan jika pengguna sehari-hari, investor, dan entitas keuangan menyadari peluang yang menguntungkan dalam pengembangan NFT dan berupaya untuk mengamankan pangsa pasar yang signifikan.

Permintaan NFT terus meningkat, sehingga menyebabkan peningkatan minat pengguna. Akibatnya, konsep NFT sedang dieksplorasi di berbagai industri termasuk pendidikan, keuangan, perawatan kesehatan, dan banyak lagi. Di antara sektor-sektor tersebut, keuangan adalah sektor yang sangat sensitif karena sifat transaksionalnya, sehingga menjadikannya target yang menarik bagi para peretas. Ancaman tersebut dapat dimitigasi dengan jaringan blockchain, sehingga pengembangan pasar NFT menjadi langkah yang sangat bermanfaat bagi industri keuangan.

Dalam lanskap dinamis ini, pengembangan pasar NFT telah menjadi aspek penting bagi industri keuangan untuk memanfaatkan potensi besar NFT. Pasar-pasar ini berfungsi sebagai platform di mana pencipta, kolektor, dan investor dapat memperdagangkan aset digital dengan mudah, sehingga merangsang likuiditas dan menciptakan jalur baru untuk pertumbuhan keuangan. Pada artikel ini, kami mempelajari manfaat NFT dalam industri keuangan.

 

Apa itu Token Non-Fungible (NFT)?

Token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) adalah token digital unik yang dihosting di blockchain. Meskipun memiliki kesamaan dengan mata uang kripto seperti Ethereum atau Bitcoin, NFT memiliki keunikan karena tidak dapat dipertukarkan – setiap token bersifat unik dan tidak dapat digantikan. Keunikan inilah yang memberi nilai pada NFT dan membuatnya menarik bagi investor dan kolektor.

 

Bagaimana NFT dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi industri Keuangan?

NFT memberikan banyak manfaat bagi industri keuangan. Mereka dapat menghasilkan aliran pendapatan baru dengan mewakili kepemilikan beragam aset, seperti real estate, karya seni, dan barang berharga lainnya. Dengan memberi token pada aset-aset ini, individu dapat menjual kepemilikan fraksional, sehingga memungkinkan lebih banyak orang untuk berinvestasi. Proses ini menciptakan aliran pendapatan baru bagi pemilik aset, sementara investor mendapatkan keuntungan dari apresiasi nilai aset.

NFT juga dapat membantu industri perbankan dengan memberi token pada aset seperti obligasi dan sekuritas lainnya. Tokenisasi ini dapat menghasilkan perdagangan dan penyelesaian sekuritas yang lebih efisien dengan menghilangkan perantara dan mengurangi biaya. Akibatnya, investor kecil akan lebih mudah memasuki pasar, sehingga meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas.

Penerapan potensial lain dari NFT adalah dalam penciptaan produk keuangan yang unik. Misalnya, lembaga keuangan dapat membuat NFT yang mewakili portofolio saham atau aset lainnya. NFT kemudian dapat diperdagangkan di pasar sekunder, memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap aset dasar tanpa membelinya secara individual. Pengaturan ini dapat menghasilkan pendapatan tambahan bagi lembaga keuangan sekaligus memberikan cara baru bagi investor untuk berinvestasi di pasar.

... lanjutkan membaca artikel di situs web kami: https://www.cryptocurrencyguide.org/nfts-reshaping-the-financial-landscape-in-2023/