Artikel ini membahas tentang "Gadis Remaja di Blockchain", sebuah pemberontakan di sudut barat Afrika yang meningkat secara perlahan namun kuat, dan dengan tujuan yang jelas - memberdayakan lebih banyak wanita muda dengan pengetahuan dan keahlian dalam teknologi blockchain.

Peserta remaja dari penjangkauan Nigeria tahun 2023 yang dilakukan oleh TGIB

Perkenalan

Teknologi Blockchain telah mendapatkan perhatian dan pengakuan luas atas potensinya merevolusi berbagai industri. Namun, terdapat kesenjangan gender yang signifikan dalam bidang ini, dimana perempuan kurang terwakili. Inisiatif Teen Girls in Blockchain (TGIB) berupaya mengatasi kesenjangan ini dengan memberdayakan perempuan muda untuk mengejar karir di bidang teknologi dan blockchain.

Perlunya Representasi Perempuan di Blockchain

Kurangnya keterwakilan perempuan di #blockchains merupakan masalah mendesak yang perlu diatasi. Perempuan membawa perspektif, keterampilan, dan bakat unik ke dalam bidang ini, dan keterlibatan mereka sangat penting bagi pertumbuhan dan kesuksesan industri ini. TGIB menyadari pentingnya keberagaman dan bertujuan untuk menjembatani kesenjangan gender di sektor blockchain.

Kelahiran Gadis Remaja di Blockchain

Menariknya, TGIB didirikan pada tahun 2022 oleh seorang pemuda bernama Ekenekamchukwu Ezeala, sebagai komunitas remaja putri yang bersemangat mempelajari dan menerapkan teknologi blockchain. Ini berfungsi sebagai platform untuk mendidik, menginspirasi, dan memberdayakan perempuan muda untuk mengeksplorasi peluang yang ditawarkan oleh blockchain.

Pemberdayaan Remaja Putri Melalui Pendidikan

TGIB berfokus pada penyediaan sumber daya pendidikan dan peluang bagi remaja putri untuk belajar tentang teknologi blockchain. Dengan menyelenggarakan lokakarya, seminar, dan program bimbingan, mereka bertujuan untuk membekali remaja putri dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di industri ini.

Menampilkan Aplikasi dan Kasus Penggunaan Blockchain

TGIB memperkenalkan remaja putri pada aplikasi dunia nyata dan kasus penggunaan teknologi blockchain. Mereka menekankan potensinya di sektor-sektor seperti keuangan, kesehatan, pendidikan, pertanian, dan dampak sosial. Dengan menunjukkan kepraktisan dan relevansi blockchain, TGIB bertujuan untuk membangkitkan minat dan keingintahuan di kalangan remaja putri.

Ekenekamchukwu Ezeala, pendiri TGIB di lokakarya adopsi blockchain lokal

Berbagi Kisah dan Pengalaman Pribadi

Tim TGIB berbagi kisah dan pengalaman pribadi mereka sebagai perempuan muda di industri blockchain. Mereka mendiskusikan tantangan yang mereka hadapi, pencapaian mereka, dan aspirasi mereka. Melalui narasi-narasi ini, mereka menginspirasi dan memotivasi remaja putri untuk mengejar passion mereka tanpa rasa takut.

Mendorong Rasa Ingin Tahu dan Percaya Diri

TGIB mendorong remaja putri untuk memiliki rasa ingin tahu dan percaya diri dalam mengeksplorasi teknologi blockchain. Mereka menekankan pentingnya bertanya, mencari ilmu, dan proaktif dalam perjalanan belajarnya. Dengan menumbuhkan budaya keingintahuan, TGIB bertujuan untuk menciptakan komunitas remaja putri yang berdaya.

Sukses dan Antusiasme

Saat berkunjung ke Government Girls Secondary School Samaru Zaria Kaduna State, Nigeria, tim TGIB menyaksikan antusiasme dan minat remaja putri terhadap teknologi blockchain. Para gadis secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan dan menyatakan keinginan mereka untuk belajar lebih banyak tentang bidang inovatif ini.

Merangkul Keberagaman dan Inklusi

TGIB menghargai keberagaman dan inklusi. Meskipun berfokus pada remaja perempuan, mereka menyambut individu dengan segala kemampuan, tanpa memandang jenis kelamin, ras, etnis, kelas, usia, atau orientasi seksual. Dengan merangkul keberagaman, TGIB bertujuan untuk menciptakan lingkungan inklusif di mana setiap orang dapat berkontribusi dan mendapatkan manfaat dari peluang yang ditawarkan oleh blockchain.

Kiri ke Kanan: Favor Sampson - Koordinator TGIB Nigeria Utara, seorang gadis remaja peserta Zaria, dan Ekene - pendiri TGIB

Rencana dan Inisiatif Masa Depan

Menurut Ekene, TGIB mempunyai rencana ambisius ke depan. Mereka bertujuan untuk menyelenggarakan lebih banyak lokakarya, seminar, program bimbingan, dan hackathon untuk remaja putri di seluruh Nigeria dan sekitarnya. Dengan memberikan pengalaman langsung dengan teknologi blockchain dan memfasilitasi koneksi dalam industri, TGIB berupaya memberdayakan generasi perempuan berikutnya di bidang teknologi. Mungkin #binancepizza penjangkauan berikutnya akan mempertimbangkan penyebab seperti TGIB.

Kesimpulan

Saya percaya bahwa Teen Girls in Blockchain adalah inisiatif perintis yang akan memberdayakan perempuan muda untuk menjelajahi dunia teknologi blockchain. Dengan menyediakan sumber daya pendidikan, menampilkan penerapan dunia nyata, dan membina komunitas yang mendukung, TGIB berupaya menjembatani kesenjangan gender dan menciptakan masa depan yang lebih seimbang dan adil dalam bidang teknologi di seluruh Afrika.

Mari kita lihat dan lihat berapa banyak gadis remaja Afrika yang bergabung untuk memberikan dampak besar terhadap ruang blockchain dalam lima tahun ke depan.

---------

Jika Anda menikmati ini dan menikmati konten bagus dari #feedfeverchallenge , jangan ragu untuk mengikuti saya saat saya berbagi dampak dan peluang Web3 di dunia nyata.