Pola Palu

Pola hammer adalah pola pembalikan naik yang biasanya terbentuk di bagian bawah tren turun. Namanya didapat dari kemiripannya dengan palu, dengan tubuh kecil dan bayangan bawah panjang yang terlihat seperti pegangan.

Badan hammer biasanya berukuran kecil, dan dapat bersifat bullish atau bearish, meskipun badan bullish umumnya dipandang sebagai sinyal yang lebih kuat. Bayangan bawah yang panjang menunjukkan bahwa penjual mendorong harga lebih rendah, namun pembeli kemudian turun tangan dan mendorong harga kembali naik, sehingga menciptakan peluang pembelian potensial.

Saat mencari pola palu, penting juga untuk memperhatikan volumenya. Volume yang lebih tinggi pada hari terbentuknya pola palu dapat memberikan konfirmasi sinyal.

Perlu dicatat bahwa pola palu bukanlah indikator jaminan pembalikan tren, dan harus selalu digunakan bersama dengan alat analisis teknis dan riset pasar lainnya.

Kesimpulannya, pola hammer merupakan pola bullish reversal yang dapat mengindikasikan potensi peluang pembelian di bagian bawah tren turun. Saat mencari pola hammer, pastikan juga memperhatikan volume dan menggunakan alat analisis teknis lainnya untuk mengonfirmasi sinyal sebelum mengambil keputusan perdagangan apa pun.

Cara berdagang:

  1. Identifikasi pola palu

    Langkah pertama adalah mengidentifikasi pola hammer pada grafik harga. Carilah candlestick dengan badan kecil dan bayangan bawah panjang yang menyerupai palu.

  2. Konfirmasikan sinyalnya

    Selanjutnya, konfirmasikan sinyal dengan menganalisis indikator teknis lainnya dan riset pasar. Carilah konfirmasi berupa peningkatan volume, level support, atau sinyal bullish lainnya.

  3. Tentukan titik masuknya

    Setelah sinyal dikonfirmasi, tentukan titik masuk untuk perdagangan. Titik masuknya harus berada tepat di atas titik tertinggi pola hammer untuk memastikan tren bullish terus berlanjut.

  4. Tetapkan penghentian kerugian

    Tetapkan stop loss tepat di bawah titik rendah pola hammer untuk membatasi potensi kerugian jika tren tidak berlanjut.

  5. Ambil untung

    Terakhir, take profit ketika harga mencapai target atau level resistance yang telah ditentukan. Hal ini dapat dilakukan dengan menetapkan target keuntungan atau trailing stop loss.

Perlu dicatat bahwa pola palu bukanlah jaminan sinyal pembalikan tren, dan harus digunakan bersama dengan alat analisis teknis dan riset pasar lainnya. Selain itu, pedagang harus selalu mengelola risiko dengan menggunakan stop loss dan hanya mengambil risiko sebagian kecil dari akun perdagangan mereka pada setiap perdagangan.

Kesimpulannya, memperdagangkan pola palu dalam perdagangan kripto melibatkan identifikasi pola, mengonfirmasi sinyal, menentukan titik masuk, menetapkan stop loss, dan mengambil keuntungan. Namun, pedagang harus selalu berhati-hati dan mengelola risiko untuk melindungi modal perdagangan mereka.