Analisis teknikal dapat membantu menilai pergerakan harga aset. Meskipun pola grafik tidak menjamin pergerakan harga, pola ini dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat mengenai kapan atau kapan tidak untuk melakukan perdagangan.
Hari ini kita melihat tiga pola grafik populer:
Atasan ganda
Kepala dan bahu
Atasan berlian
Atasan ganda
Double top adalah pola grafik teknis yang dapat menunjukkan potensi pembalikan tren dalam aksi harga mata uang kripto.
Ini terjadi ketika harga mencapai puncaknya, mundur, kembali naik ke level yang sama dengan puncak sebelumnya, dan kemudian mengalami penurunan yang signifikan.
Kedua puncak tersebut membentuk level resistensi, dan ketika harga menembus di bawah level support di antara puncak-puncak tersebut, hal ini menunjukkan kemungkinan tren turun sedang terjadi.
Pedagang kripto sering menggunakan pola ini untuk mengambil keputusan penjualan, mengantisipasi penurunan harga lebih lanjut.
Double top BTC terbaru
Ini dikenal sebagai pola pembalikan bearish. Hal ini mungkin sulit untuk dikenali karena perlu ada konfirmasi dengan penembusan di bawah level support pada garis leher.
Double top cenderung menandakan perubahan tren jangka menengah atau panjang pada harga mata uang kripto.
Double top INJ terkini
Kepala dan bahu
Dalam analisa teknikal, pola head and shoulder adalah formasi grafik umum yang dapat menandakan pembalikan tren dalam aksi harga suatu aset digital.
Pola grafik terdiri dari tiga puncak ā puncak tengah adalah kepala, dan dua puncak bawah lainnya adalah bahu.
Garis leher, yang dibentuk dengan menghubungkan titik terendah di antara puncak, bertindak sebagai level support. Ketika harga menembus di bawah garis leher setelah terbentuknya pola, hal ini sering kali mengindikasikan potensi tren turun dalam aksi harga.
Pola kepala dan bahu LTC terbaru
Atasan berlian
Puncak berlian adalah pola grafik perdagangan yang dapat terjadi pada atau di dekat puncak pasar dan dapat menandakan pembalikan tren naik.
Pola ini disebut formasi puncak berlian karena garis tren yang menghubungkan puncak dan lembah yang diukir oleh aksi harga token membentuk bentuk berlian.

Dalam analisis teknikal (TA), pola puncak berlian dapat menunjukkan potensi pembalikan harga suatu mata uang kripto.
Ini terbentuk ketika harga awalnya naik ke puncak, kemudian mulai berfluktuasi antara harga tertinggi yang lebih rendah dan harga terendah yang lebih tinggi, menciptakan bentuk seperti berlian pada grafik.
Pola ini menunjukkan bahwa tren kenaikan sebelumnya mungkin kehilangan momentum dan tren penurunan bisa saja terjadi.
Zac Colbert, Jurnal Kripto
š Suka
š¬ Komentar
š Bagikan


