Posting Peringatan Krisis Pasar Kripto karena Trump Mendukung Tarif 500% bagi Negara yang Membeli Minyak Rusia muncul pertama kali di Coinpedia Fintech News
Perang dagang tarif kembali memanas setelah Presiden Trump menandatangani RUU bipartisan yang menerapkan tarif setidaknya 500% bagi negara-negara yang membeli minyak Rusia, termasuk India, Tiongkok, dan Brasil. Dampaknya langsung terasa, dengan pasar kripto turun 3,4%. Apakah ini sekadar goncangan jangka pendek, atau awal dari penjualan kripto yang jauh lebih besar?
RUU Tarif 500% Trump Menargetkan Pembeli Minyak Rusia
Menurut pernyataan publik, Trump telah menyetujui rancangan undang-undang bipartisan besar yang memungkinkan tarif setidaknya 500% terhadap barang-barang yang diimpor dari negara-negara yang membeli minyak, gas, atau uranium Rusia.
Kebijakan ini secara langsung menargetkan negara-negara BRICS utama seperti India, Tiongkok, dan Brasil, dengan tujuan memutus pendanaan yang terkait dengan upaya perang Rusia.
Senator Republik Lindsey Graham mengonfirmasi langkah ini di media sosial, menyatakan bahwa Presiden Trump telah menyetujui rancangan undang-undang setelah pertemuan tingkat tinggi.
Graham mengatakan rancangan undang-undang ini dirancang untuk 'menjerat negara-negara yang membeli minyak Rusia murah yang menggerakkan mesin perang Putin,' menambahkan bahwa pemungutan suara bipartisan bisa terjadi secepatnya minggu depan.
Pasar Kripto Bereaksi Segera
Pasar kripto tidak menunggu rancangan undang-undang sepenuhnya disetujui. Dampaknya sudah terlihat. Dalam 24 jam terakhir, kapitalisasi pasar kripto total turun ke $3,19 triliun, mencatat penurunan 3,23%.
Bitcoin dan kripto kapitalisasi besar lainnya turun antara 3% hingga 8%, menandakan meningkatnya ketahanan risiko di kalangan investor.
Reaksi ini mencerminkan kekhawatiran terkait tarif sebelumnya. Tahun lalu, pada bulan Oktober 2025, ketika Presiden Trump mengancam tarif ekstrem terhadap impor dari Tiongkok, pasar kripto mengalami likuidasi hampir $19 miliar dalam sehari.
Pada saat itu, Bitcoin anjlok dari rekor tertingginya di sekitar $126.000 ke bawah $100.000, menunjukkan betapa sensitifnya aset digital terhadap goncangan perdagangan global.
Pasar Saham India Anjlok ke Level Terendah Mingguan
Pasar tradisional juga menunjukkan tanda-tanda peringatan. Indeks utama India, NIFTY, turun ke level terendah mingguan baru, dengan semua sektor utama berdagang dalam zona merah setelah berita tentang perintah tarif.

Ini penting bagi kripto karena penurunan tajam di pasar berkembang sering kali menyebar ke aset berisiko secara global, termasuk mata uang digital.
Apakah Kripto Akan Mengalami Krisis Besar Lagi?
Apakah penurunan ini berubah menjadi krisis besar tergantung pada seberapa ketat tarifnya dan bagaimana negara-negara lain merespons.
Jika ketegangan perdagangan berlangsung lebih lama, investor mungkin akan memindahkan uang mereka ke aset yang lebih aman, yang dapat menambah tekanan pada harga kripto.
Saat ini, pasar jelas dalam keadaan tegang, Bitcoin diperdagangkan sekitar $90.234, sementara Ethereum, XRP, Solana, dan lainnya mengalami kerugian antara 4% hingga 10%.