10 Januari – Santo Gregorius dari Kappadokia, Uskup
Peringatan Pilihan (Musim Natal)
Salah satu dari tiga Bapa Besar Kappadokia — saudara Santo Basil Agung, teman Santo Gregorius dari Nazaretnya. Uskup yang enggan, yang memperjuangkan Arianisme dengan teologi mistis yang mendalam, menulis tentang ketakterhinggaan Allah, keindahan penciptaan, dan perjalanan jiwa yang tak berujung menuju Ilahi.
Menikah (istrinya, Theosebia, kadang juga dihormati sebagai santo), namun menjalani kehidupan semi-monastik. Memperjuangkan keilahian penuh Roh Kudus ketika banyak orang menyangkalnya. Khotbah-khotbahnya tentang Berbahagialah dan Doa Bapa Kami masih memberi makan jiwa hingga kini. Menginspirasi Timur dan Barat — dari Maximus Penjaga Iman hingga para kontemplatif modern.
Pakaian putih. Rahasia Natal semakin dalam menjadi cahaya Tritunggal saat kita mengenang seorang pemikir yang menunjukkan kepada kita bahwa Allah bukan teka-teki yang harus dipecahkan, melainkan kasih yang harus dimasuki selamanya.
Di dunia yang menyederhanakan segalanya menjadi rumus, Gregorius mengingatkan kita: pengetahuan sejati tentang Allah adalah kekaguman yang tak berkesudahan.
"Konsep menciptakan berhala; hanya kekaguman yang dapat memahami sesuatu."
(terkait)
Santa Gregorius dari Kappadokia, doakan para teolog, mistikus, dan semua yang mencari wajah Allah di luar kata-kata.
#Katolik #GregoriusDariKappadokia #TigaBapaKappadokia #ImanDanCrypto