Ini bukan berita keuangan biasa, tetapi tonggak baru dari tekanan jangka panjang pada sistem fiskal Amerika. Banyak orang yang melihat hanya akan 'wow' dan kemudian pergi, tetapi sebenarnya apa yang dijelaskan di baliknya?

Apa dampaknya bagi pasar kripto dan pasar saham? Hari ini kita akan membahasnya secara sistematis. 🧵

1/9

Mari kita lihat datanya:

Utang publik Amerika meningkat dari 1994 hingga hari ini menjadi 38,5 triliun, tumbuh lebih dari 8 kali lipat dalam lebih dari 30 tahun.

Terutama setelah tahun 2020, kurva hampir vertikal: stimulus pandemi + defisit berkelanjutan menyebabkan pertumbuhan tahunan sering melebihi 2-3 triliun.

Tahun anggaran 2026 baru berjalan dua bulan, defisit sudah melebihi 400 miliar, pengeluaran bunga diperkirakan akan pertama kali melampaui 1 triliun dolar dalam setahun.

2/9

Mengapa bunga begitu menakutkan?

Karena ukuran utang yang terlalu besar, bahkan jika suku bunga hanya sekitar 4%, bunga akan seperti bola salju.

Sekarang, bunga yang dibayarkan setiap tahun sudah melebihi anggaran pertahanan, anggaran keamanan dalam negeri, bahkan hampir setara dengan pengeluaran jaminan sosial.

Artinya: Uang pembayar pajak Amerika semakin banyak digunakan untuk membayar utang, bukan untuk investasi masa depan.

3/9

Apa inti masalah yang dijelaskan ini?

Jalur fiskal Amerika sangat bergantung pada 'meminjam baru untuk membayar yang lama'.

Pajak tidak dapat menutupi pengeluaran, sehingga terus menerbitkan utang.

Dolar sebagai mata uang cadangan dunia memungkinkan Amerika Serikat meminjam uang dengan biaya rendah (seluruh dunia membeli obligasi AS), tetapi ini bukan permainan tanpa batas.

Begitu kepercayaan investor goyah (misalnya, munculnya 'wasit obligasi'), imbal hasil melonjak, krisis akan datang.

4/9

Apa arti ini bagi pasar saham tradisional?

Tekanan negatif dominan.

Utang yang tinggi → lebih banyak pasokan obligasi → mendorong imbal hasil obligasi AS (saat ini imbal hasil 10 tahun telah melebihi 4,2%).

Perusahaan meminjam uang menjadi mahal, valuasi saham (terutama saham pertumbuhan teknologi) tertekan.

Kemungkinan besar pada tahun 2026, Federal Reserve akan terus menurunkan suku bunga atau mempertahankannya, tetapi ruang gerak terbatas, utang yang tinggi akan membatasi kekuatan pelonggaran.

Pasar bull mungkin masih bisa berjalan, tetapi volatilitas akan lebih besar.

5/9

Apa arti ini bagi pasar kripto?

Dalam jangka panjang, ini adalah keuntungan besar.

Komunitas kripto sangat menyukai berita ini, karena ini sempurna menguatkan narasi 'mata uang fiat tidak berkelanjutan':

Pemerintah meminjam tanpa batas → inflasi/penurunan nilai potensial → perlu aset keras untuk melindungi.

Bitcoin memiliki pasokan tetap 21 juta, yang tepat untuk 'pencetakan uang tanpa batas'.

Laporan dari institusi seperti BlackRock dan Grayscale menunjukkan: krisis utang akan mempercepat bitcoin dianggap sebagai 'emas digital' atau cadangan strategis.

Diperkirakan aliran masuk institusi pada tahun 2026 akan terus meningkat.

6/9

Tentu saja, dalam jangka pendek kripto masih merupakan aset berisiko, akan berfluktuasi bersama pasar saham.

Jika imbal hasil naik dengan cepat, dana mungkin mengalir ke obligasi AS, kripto juga akan mengalami koreksi.

Tetapi dalam jangka panjang, semakin tinggi utang, semakin mencolok kelangkaan relatif bitcoin.

7/9

Apakah ini nubuat kiamat yang 'akan runtuh besok'?

Amerika masih memiliki kekuasaan dolar, ekonomi terkuat di dunia, teknologi unggul, dll., probabilitas krisis jangka pendek rendah.

Tetapi ini adalah penyakit kronis: utang/GDP telah melampaui 120%, jika terus begini, setelah 10-20 tahun pasti akan ada tagihan yang harus dibayar.

Jepang dan Eropa juga serupa, semua orang berada di perahu yang sama.

Apa pendapatmu? Apakah akan terus bullish pada saham AS, atau mulai bullish pada pasar kripto? Mari diskusikan di kolom komentar 👇

#ObligasiAS #Bitcoin #SahamAS #EkonomiMikro #加密货币