Semua orang mengharapkan Bitcoin untuk melonjak ketika Fed mengumumkan pemotongan suku bunga. Itu adalah buku pedoman, kan? Suku bunga yang lebih rendah berarti modal yang lebih murah, lebih banyak likuiditas, dan selera yang lebih kuat untuk aset berisiko. Tapi kali ini, skripnya berbalik. Alih-alih melambung, Bitcoin tergelincir — diperdagangkan sekitar kisaran $109K tepat setelah pengumuman.
Jadi, apa yang sebenarnya terjadi di sini?
Ketika Fed memangkas suku bunga sebesar 25 poin dasar, judulnya terlihat optimis. Tapi nada Powell tidak. Dia menjelaskan bahwa pemotongan di masa depan tidak dijamin dan mengisyaratkan bahwa ekonomi mungkin masih berada di tanah yang goyah. Isyarat ketidakpastian itu menghantam aset berisiko terlebih dahulu — dan Bitcoin, sebagai pasar yang paling responsif di planet ini, bereaksi segera.
Pertanyaan sekarang bukanlah apa yang dilakukan Fed, tetapi mengapa.
Jika pemotongan itu adalah langkah proaktif untuk mendorong pertumbuhan, Bitcoin kemungkinan besar akan melonjak. Tetapi jika itu adalah langkah defensif — reaksi terhadap pertumbuhan yang melambat, kredit yang ketat, dan data inflasi yang campur aduk — investor secara alami akan mundur. Penurunan saat ini mencerminkan sentimen itu dengan tepat: trader mengunci keuntungan, menunggu kejelasan, dan menghindari eksposur berlebihan sampai gambaran yang lebih besar jelas.
Ada juga efek "jual-berita". Pasar sudah memperhitungkan pemotongan jauh sebelum pengumuman. Ketika akhirnya jatuh — tanpa tanda-tanda jelas akan lebih banyak pelonggaran ke depan — sentimen menjadi hati-hati. Trader jangka pendek menjadi defensif.
Tapi inilah masalahnya: struktur jangka panjang belum berubah.
Siklus likuiditas tidak berubah dalam semalam. Saat imbal hasil global melunak dan modal mencari imbal hasil yang lebih tinggi, pasar berisiko — dan terutama Bitcoin — cenderung mendapatkan manfaat seiring waktu. Apa yang kita lihat sekarang lebih terlihat seperti pengaturan posisi ulang daripada pembalikan tren secara keseluruhan.
Saya telah melihat pola ini sebelumnya. Bitcoin tidak selalu melonjak tepat setelah langkah makro — ia mencerna itu. Harga mengonsolidasikan, tangan lemah tergetar keluar, dan kemudian, saat keyakinan kembali, pasar mematok ulang dengan cara yang besar.
Kisah nyata tidak terletak pada penurunan jangka pendek ini; tetapi pada bagaimana Bitcoin berperilaku saat pasar melakukan recalibrasi. Jika itu terus mempertahankan level support kunci, ini bisa menjadi pengaturan untuk langkah berikutnya yang lebih tinggi.
Pada akhirnya, sinyal jangka panjang tetap sangat jelas:
Kita memasuki era lain dari likuiditas, ketidakpastian, dan ketidakstabilan moneter — dan Bitcoin, seperti biasa, adalah yang pertama memperhitungkannya.

