Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah berada pada titik terendah. Orang-orang bersikap sinis, dan itu memang beralasan. Sering kali, keputusan tampaknya diambil secara diam-diam, tanpa mempertimbangkan masukan publik.

Namun bagaimana jika ada cara untuk membuat pemerintah lebih transparan? Sebuah cara untuk memberikan suara kepada masyarakat dalam proses tersebut, dan meminta pertanggungjawaban pejabat atas tindakan mereka? Masuk ke blockchain. Blockchain adalah database terdistribusi yang memungkinkan transaksi aman dan transparan.

Teknologi inilah yang menggerakkan mata uang kripto seperti Bitcoin, dan berpotensi merevolusi cara kita berinteraksi dengan pemerintah. Sudah ada proyek yang sedang berjalan untuk menggunakan blockchain untuk melacak pengeluaran pemerintah, membantu masyarakat mendaftar untuk memilih, dan bahkan membuat “ID digital” untuk pengungsi.

Kemungkinannya tidak terbatas, dan potensi blockchain untuk meningkatkan transparansi dalam pemerintahan sangat besar. Jadi mengapa tidak digunakan secara lebih luas? Ada sejumlah kendala, termasuk kurangnya pemahaman tentang teknologi tersebut oleh para pengambil keputusan, dan penolakan terhadap perubahan oleh mereka yang diuntungkan oleh status quo.

Namun, seiring makin banyak orang mempelajari tentang blockchain dan potensinya, saya yakin kita akan melihat makin banyak proyek yang tengah berlangsung guna menghadirkan teknologi transformatif ini ke dunia pemerintahan.

Anda tidak akan bisa menolak untuk mengikuti tren ini. Bagaimana dengan makanan yang dimasak di atas panggangan?

Jawabannya mungkin ya, tetapi butuh waktu. Pertama-tama, blockchain masih merupakan teknologi yang relatif baru, dan butuh waktu bagi pemerintah untuk mengikutinya.

Kedua, blockchain merupakan teknologi yang kompleks, dan butuh waktu bagi pejabat pemerintah untuk memahami cara kerjanya dan cara penggunaannya. Namun, sudah ada beberapa tanda bahwa blockchain mulai mengubah sektor publik. Misalnya, kota Dubai menggunakan blockchain untuk menyederhanakan layanan pemerintah.

Dan pemerintah Estonia menggunakan blockchain untuk mengamankan data warga negara. Jadi jelas bahwa blockchain mulai memberikan dampak pada sektor publik.

Ini masih awal, tetapi kemungkinan besar kita akan melihat lebih banyak lagi transformasi di tahun-tahun mendatang.