Krisis #2008 yang dikenal sebagai "Krisis Hipotek" sebenarnya adalah #BankingCrisis .
Mari kita perhatikan spread kredit #2007 , tetapi pertama-tama saya akan menjelaskan secara singkat apa itu:
Spread kredit adalah perbedaan imbal hasil antara obligasi atau instrumen utang lainnya dengan risiko kredit yang berbeda. Biasanya, imbal hasil obligasi korporasi dibandingkan dengan imbal hasil obligasi pemerintah dengan jatuh tempo yang sama.
#CreditSpread menunjukkan risiko gagal bayar utang: semakin tinggi spread, semakin besar risiko yang dilihat investor dalam kemampuan perusahaan atau penerbit obligasi lainnya untuk memenuhi kewajibannya.
Dampak negatif pada ekonomi: Peningkatan signifikan dalam spread kredit dapat menandakan masalah ekonomi umum, seperti resesi. Hal ini dapat mempersulit perusahaan dan lembaga pemerintah untuk meningkatkan pembiayaan, yang pada gilirannya dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Dalam gambar tangkapan layar, Anda dapat melihat bagaimana sebaran kredit meningkat pesat menjelang krisis 2008, yang secara jelas menandakan munculnya masalah di pasar.