Pengusaha miliarder dan pemilik Dallas Mavericks, Mark Cuban, diretas senilai $870,000 dalam mata uang kripto pada hari Jumat. Peretasan tersebut pertama kali ditemukan oleh detektif blockchain WazzCrypto, yang melihat aktivitas mencurigakan di dompet Cuban di EtherScan.
Cuban mengonfirmasi peretasan tersebut kepada DL News, dengan mengatakan bahwa dia yakin dia mengunduh versi palsu dari dompet mata uang kripto MetaMask. Dia mengatakan dia telah mencari Circle, perusahaan yang mengoperasikan stablecoin USD Coin, di Google, namun akhirnya mengunduh versi MetaMask yang berbahaya.
“Saya menggunakan MetaMask untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. Mereka pasti sudah menontonnya,” kata Cuban kepada DL News.
Cuban kehilangan 10 cryptocurrency berbeda dalam peretasan tersebut, termasuk Ether, stablecoin, dan berbagai token. Dia mengatakan dia dapat mentransfer sisa dana di dompetnya ke Coinbase menggunakan dongle keamanan.
Cuban adalah investor terkenal dalam mata uang kripto dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Di masa lalu, dia adalah pendukung vokal MetaMask, namun peretasan baru-baru ini membuatnya lebih berhati-hati.
“Saya pikir MetaMask adalah produk hebat, tapi saya akan lebih berhati-hati dalam mengunduhnya mulai sekarang,” katanya.
Peretasan ini merupakan pengingat akan risiko yang terkait dengan investasi mata uang kripto. Dompet kripto adalah target utama peretas, dan penting untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi dana Anda. Berikut beberapa tipnya:
Hanya unduh dompet mata uang kripto dari sumber tepercaya.
Jangan pernah memberikan kunci pribadi atau frase awal Anda kepada siapa pun.
Gunakan kata sandi yang kuat dan aktifkan autentikasi dua faktor di semua akun Anda.
Berhati-hatilah saat mengeklik tautan di email atau postingan media sosial.
Jika Anda mencurigai dompet kripto Anda telah diretas, segera ambil tindakan untuk mentransfer dana Anda ke dompet yang aman. Anda juga harus melaporkan peretasan tersebut ke bursa mata uang kripto atau penyedia dompet yang Anda gunakan.