Bitcoin, mata uang kripto terkemuka berdasarkan kapitalisasi pasar, telah diperdagangkan sekitar $26,000 selama beberapa hari terakhir, setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa lebih dari $30,000 pada awal Agustus. Beberapa analis dan investor bertanya-tanya apakah Bitcoin dapat mengulangi pergerakannya di tahun 2015, ketika harganya melonjak dari sekitar $200 menjadi lebih dari $1.000 dalam waktu kurang dari setahun.

Ada beberapa kesamaan antara kondisi pasar saat ini dan tahun 2015. Kedua periode tersebut mengikuti pasar bearish yang berkepanjangan yang menyebabkan Bitcoin kehilangan lebih dari 80% nilainya dari puncak sebelumnya. Kedua periode tersebut juga bertepatan dengan peluncuran platform dan layanan baru dan inovatif yang meningkatkan adopsi dan utilitas Bitcoin, seperti Lightning Network pada tahun 2018 dan Ethereum pada tahun 2015.

Namun, ada juga beberapa perbedaan signifikan yang dapat mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin dalam waktu dekat. Salah satunya adalah tingkat persaingan dan regulasi yang dihadapi Bitcoin saat ini. Pada tahun 2015, Bitcoin adalah raja dunia kripto yang tak terbantahkan, dengan pangsa pasar lebih dari 90%. Saat ini, dominasi Bitcoin telah turun menjadi sekitar 40%, seiring dengan meningkatnya popularitas dan pangsa pasar mata uang kripto lainnya. Selain itu, Bitcoin menghadapi pengawasan dan regulasi yang lebih ketat dari pemerintah dan otoritas di seluruh dunia, yang dapat menimbulkan tantangan dan risiko bagi pertumbuhan dan inovasinya.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi harga Bitcoin adalah dinamika penawaran dan permintaan. Pada tahun 2015, tingkat inflasi Bitcoin adalah sekitar 10%, artinya bitcoin baru diciptakan dengan tingkat inflasi 10% per tahun. Saat ini, tingkat inflasi Bitcoin adalah sekitar 1,8%, artinya bitcoin baru diciptakan dengan laju 1,8% per tahun. Hal ini disebabkan oleh peristiwa halving yang terjadi setiap empat tahun sekali, yang mengurangi setengah imbalan penambangan bitcoin baru. Halving berikutnya diperkirakan akan terjadi pada tahun 2024, yang selanjutnya dapat mengurangi pasokan bitcoin baru dan meningkatkan kelangkaan serta nilai bitcoin yang sudah ada.

Oleh karena itu, meskipun Bitcoin dapat mengulangi pergerakannya di tahun 2015 dan mencapai level tertinggi baru dalam beberapa bulan atau tahun mendatang, hal ini tidak dijamin atau tidak dapat dihindari. Harga Bitcoin bergantung pada banyak faktor, baik internal maupun eksternal, yang sulit diprediksi atau dikendalikan. Seperti biasa, investor harus melakukan riset dan uji tuntas sendiri sebelum berinvestasi pada aset apa pun, terutama aset yang mudah berubah dan tidak dapat diprediksi seperti Bitcoin.

Referensi

(1) 1,00 BTC sama dengan 26.175,00 USD. https://bing.com/search?q=Bitcoin+price+history.

(2) Grafik Sejarah Harga Bitcoin (2009, 2010 hingga 2023) - Beli Bitcoin Online. https://buybitcoinworldwide.com/price/.

(3) Riwayat Harga & Data Historis Bitcoin USD (BTC-USD) - Yahoo Finance. https://finance.yahoo.com/quote/BTC-USD/history/.

(4) Sejarah Harga Bitcoin - Investopedia. https://www.investopedia.com/articles/forex/121815/bitcoins-price-history.asp.

(5) Gambar Getty. https://www.gettyimages.com/detail/photo/crytpocurrency-royalty-free-image/954471176.