
Augusta Finance mengincar posisi terdepan dalam manajemen likuiditas di bidang OP Stack, dengan langkah pertama dimulai di Velodrome. Berikut wawasan tentang metodologi Augusta dan pendekatan strategisnya untuk mengatasi berbagai masalah utama.
Pertama-tama, mode lapisan konveks yang banyak digunakan mengharuskan veToken dikunci, yang kemudian dikonversi menjadi tagihan likuiditas dan digunakan untuk membentuk kumpulan likuiditas pasar sekunder. Ini mengatasi kerumitan likuiditas dan bunga yang ditimbulkan veToken. Namun, ini juga memiliki kekurangan, seperti diskon pada tagihan likuiditas dan kurangnya pengaruh eksternal yang positif.
Mengenai Velodrome V2, mode lapisan konveks konvensional bukanlah suatu pilihan. Untuk mengatasi kendala likuiditas, Augusta Finance menggunakan strategi baru — pinjaman hipotek NFT. Dengan memanfaatkan sifat berbunga dan hak tata kelola veVELO NFT, ia berhasil meringankan masalah yang biasanya dihadapi oleh protokol pinjaman PFP NFT.

Desain protokol Augusta menjadi jelas melalui unsur-unsur utamanya: — Memungkinkan pengguna untuk menjaminkan veVELO NFT dengan imbalan ETH. — Menyimpan ETH memungkinkan pengguna untuk memperoleh bunga. — Hak istimewa tata kelola veVELO NFT yang dijaminkan dialihkan ke Augusta. — Keuntungan tata kelola dibagi secara bijaksana di antara para deposan dan peminjam.
Dengan keberhasilan pelepasan likuiditas untuk veNFT, Augusta Finance telah memantapkan dirinya sebagai inti tata kelola Velodrome. Selain itu, mereka telah mampu menghasilkan dampak eksternal yang positif dengan memenuhi persyaratan pinjaman pengguna. Pendekatan baru ini menunjukkan kemungkinan baru NFT finansial dan mendorong lintasan sektor NFTFi.
Tujuan Augusta Finance adalah mewujudkan transformasi tata kelola likuiditas dalam sistem OP Stack. Mereka bercita-cita untuk membina lingkungan yang dinamis yang tidak hanya menguntungkan para peserta tetapi juga masyarakat luas. Pantau terus Augusta saat mereka membuka jalan bagi masa depan keuangan NFT!