Agregator Pertukaran Terdesentralisasi Ini Sekarang Menyambut Shiba Inu.

#Shibainu #crypto2023 #cryptocurrency

PondX, agregator pertukaran terdesentralisasi, telah menambahkan token Shiba Inu ke dalam daftarnya dalam sebuah langkah yang didorong oleh konsensus komunitas. Proses pengambilan keputusan dilakukan melalui jajak pendapat yang dihosting di X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), di mana PondX memberdayakan basis penggunanya untuk menentukan daftar token berikutnya.

Jajak pendapat tersebut menghadirkan beberapa opsi, termasuk ChainLink, Rollbit, Shiba Inu, dan Mog. Shiba Inu muncul sebagai kandidat terdepan, memperoleh 46% suara, sementara Chainlink berada di posisi kedua dengan 30% suara.

PondX berfungsi sebagai agregator likuiditas, mengumpulkan likuiditas dengan mulus dari bursa terdesentralisasi, jembatan, dan berbagai jaringan blockchain. Pengguna diberi insentif dengan bagian biaya yang dihasilkan dari swap, dengan imbalan dihitung berdasarkan faktor-faktor seperti frekuensi perdagangan, volume, dan token spesifik yang terlibat.

Sementara itu, pengembang utama Shiba Inu, Shytoshi Kusama, membuat pengumuman penting terkait peluncuran ShibaSwap. Peluncuran Shibarium, solusi penskalaan Layer-2 jaringan, akan ditunda untuk memberikan ruang yang cukup bagi proyek lain di jaringan untuk matang. Penundaan strategis ini bertujuan untuk memastikan stabilitas dan keamanan jaringan, menunjukkan komitmen tim terhadap pertumbuhan yang bertanggung jawab dan dikelola dengan baik.

Dengan latar belakang ini, jaringan Shibarium sendiri telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa, dengan basis pengguna tercatat lebih dari satu juta dompet.

Dengan PondX yang kini mendukung token Shiba Inu, kedua platform siap mendapatkan manfaat signifikan dari peningkatan likuiditas dan keterlibatan pengguna yang lebih luas. Langkah kolaboratif ini mencerminkan sinergi antara ekosistem DeFi dan mata uang kripto berbasis meme, yang membuka jalan bagi inovasi lebih lanjut di bidang kripto.