📊
$USD1 Snapshot Pasar — 13 Januari 2026
1. Dolar melemah akibat ketidakpastian politik & makro
• Investigasi kriminal terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell telah mengguncang pasar, memicu kekhawatiran tentang kemandirian Fed dan arah kebijakan suku bunga di masa depan. Hal ini menyebabkan USD melemah secara moderat karena para pedagang memperhitungkan ketidakpastian yang lebih besar dan risiko kebijakan yang lebih dovish. �
The Guardian
2. Reaksi forex global yang campur aduk
• Yen Jepang melemah tajam ke level terendah dalam beberapa tahun terhadap dolar, sebagian karena ekspektasi kebijakan yang lebih longgar di Jepang, yang pada gilirannya membantu mendukung USD dalam beberapa pasangan mata uang. �
• Namun secara umum sentimen campur aduk, dengan dolar tidak menunjukkan kekuatan luas di seluruh pasangan.
Reuters
3. Konteks teknikal & posisi pasar
• Pergerakan harga terbaru menunjukkan bahwa Indeks Dolar (DXY) berada di sekitar tengah 90-an hingga sekitar 99, bukan menguat kuat — tanda konsolidasi daripada tren yang jelas. �
• Data sebelumnya menunjukkan DXY bergerak di sekitar 90-an tinggi, tetap berada di bawah resistensi utama sekitar 100. �
ACY Securities
FXEmpire
4. Tren lemah dolar secara lebih luas masih terlihat
• Pada 2025 dolar mengalami melemah signifikan terhadap banyak mata uang utama — dengan DXY turun dari puncak di atas 107 ke level tengah/atas 90-an — didorong oleh pergeseran makro dan ekspektasi pelonggaran kebijakan Fed. �
LEAP INSIGHTS FOUNDATION
🔎 Artinya sekarang
Jangka pendek: USD rentan melemah lebih lanjut jika ketidakpastian politik memburuk dan ekspektasi kebijakan Fed berubah menjadi dovish.
Teknikal: Konsolidasi di sekitar rentang saat ini; tembusnya resistensi di sekitar 99,8–100 bisa meniadakan beberapa kondisi teknikal bearish.
Makro: Risiko berkelanjutan terhadap kemandirian Fed dan data inflasi/pendapatan akan menjadi pendorong utama.
#usd #USD
#USTradeDeficitShrink #USDemocraticPartyBlueVault