2026: Tahun Semua Rusak? 🚨
Ini bukan provokasi ketakutan; ini adalah analisis struktural berdasarkan garis-garis ketidakstabilan yang saling bertemu. Abaikan pembicaraan resesi biasa. Kita sedang menghadapi peristiwa tekanan pendanaan sistemik yang berpusat pada Surat Berharga Negara AS. Volatilitas obligasi (indeks MOVE) berteriak bahaya.
Garis Ketidakstabilan 1: Dinding Refinansiasi Surat Berharga Negara AS di Tahun 2026. Defisit sangat besar, biaya bunga melonjak, dan permintaan asing melemah. Lelang menunjukkan tanda-tanda keropos.
Garis Ketidakstabilan 2: Jepang, pemegang Surat Berharga Negara terbesar, menghadapi tekanan USD/JPY, yang memaksa mereka membubarkan perdagangan carry dan menjual obligasi, sehingga menaikkan imbal hasil AS saat kita paling tidak membutuhkannya.
Garis Ketidakstabilan 3: Tegangan utang lokal di Tiongkok yang belum terselesaikan menyebabkan aliran modal keluar, memperkuat USD dan menambah tekanan pada imbal hasil AS.
Satu lelang 10Y atau 30Y yang buruk bisa menjadi percikan api. Imbal hasil melonjak, likuiditas menghilang, dan aset berisiko seperti
$BTC hancur. Bank sentral akan menyuntikkan likuiditas, tetapi ini mengatur ulang papan permainan. Imbal hasil nyata turun, membuka jalan bagi lonjakan besar emas, perak, dan pada akhirnya, perubahan nilai tukar dolar.
Sinyalnya terletak pada volatilitas pasar obligasi. Pasar Surat Berharga Negara yang kacau adalah risiko sistemik sejati. Perhatikan sekarang.
#MacroAnalysis #TreasuryRisk #SystemicShock #BTC走势分析