**
#TradingOperations : Tinjauan Detail**
Operasi perdagangan adalah tulang punggung dari setiap lembaga keuangan atau platform perdagangan, bertanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan, penyelesaian, dan rekonsiliasi perdagangan yang lancar di berbagai kelas aset, termasuk ekuitas, derivatif, mata uang, dan cryptocurrency. Tim operasi perdagangan bertindak sebagai jembatan antara kantor depan (pedagang dan manajer portofolio) dan kantor belakang (akuntansi, kepatuhan, dan fungsi pelaporan).
#tradinglifecycle biasanya dimulai dengan **pelaksanaan pesanan**, di mana perdagangan dimulai oleh seorang pedagang atau sistem otomatis. Pesanan ini harus dikirim ke bursa atau tempat perdagangan yang sesuai, dicocokkan dengan pihak lawan, dan dikonfirmasi. Tim operasi perdagangan mengawasi proses ini untuk memastikan bahwa perdagangan dilaksanakan sesuai dengan instruksi klien dan pedoman regulasi.
Setelah pelaksanaan, fase berikutnya adalah **penangkapan dan konfirmasi perdagangan**. Rincian perdagangan—seperti jenis aset, jumlah, harga, waktu, dan pihak lawan—dicatat dan dikonfirmasi. Kesalahan pada tahap ini dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan, sehingga sistem validasi dan pencocokan sangat penting.
Setelah perdagangan dikonfirmasi, mereka bergerak ke dalam **
#settlementprocess **, yang melibatkan transfer dana dan sekuritas yang sebenarnya antara pihak-pihak. Siklus penyelesaian bervariasi berdasarkan jenis aset dan pasar, tetapi tren bergerak menuju siklus yang lebih pendek (misalnya, T+1 atau T+0 di pasar crypto) untuk mengurangi risiko pihak lawan. Tim operasi perdagangan memastikan bahwa semua penyelesaian diselesaikan dengan akurat dan tepat waktu.
**Manajemen risiko dan kepatuhan** adalah bagian integral dari operasi perdagangan. Tim memantau risiko pasar, kredit, dan operasional, memastikan kepatuhan terhadap regulasi seperti KYC, AML, dan batasan perdagangan. Mereka juga mendukung kewajiban pelaporan kepada regulator dan klien.