Bitcoin, yang dibuat pada tahun 2009 oleh Satoshi, menggunakan kriptografi untuk memastikan keamanan transaksi dan integritas jaringan. Namun, dengan kemajuan komputasi kuantum, muncul pertanyaan: apakah mungkin komputer kuantum dapat meretas Bitcoin? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi bagaimana komputasi kuantum dapat mempengaruhi penambangan, keamanan dompet, dan solusi yang mungkin untuk masa depan kriptografi di Bitcoin.
---
1. Apa itu Komputasi Kuantum?
Komputer kuantum menggunakan qubit daripada bit tradisional (0 atau 1). Ini memungkinkan mereka memproses banyak kemungkinan sekaligus, menjadikannya jauh lebih efisien untuk menyelesaikan masalah matematis kompleks tertentu.