Harga Bitcoin (BTC) berfluktuasi karena kombinasi beberapa faktor, baik yang bersifat intrinsik pada pasar mata uang kripto maupun pengaruh eksternal. Berikut adalah penyebab utama volatilitas harga Bitcoin:
### Permintaan dan Penawaran Pasar
1. **Kejadian Kelangkaan dan Halving:**
- Bitcoin memiliki persediaan tetap sebesar 21 juta koin. Kira-kira setiap empat tahun, peristiwa halving mengurangi hadiah blok yang diberikan kepada penambang hingga setengahnya, sehingga menurunkan tingkat masuknya Bitcoin baru ke dalam sirkulasi. Peristiwa ini sering kali menyebabkan kenaikan harga karena berkurangnya pasokan dan meningkatnya kelangkaan.
2. **Permintaan Pasar:**
- Permintaan Bitcoin dapat bervariasi berdasarkan sentimen investor, tingkat adopsi, dan minat keseluruhan terhadap mata uang kripto. Permintaan yang tinggi mendorong harga naik, sedangkan permintaan yang rendah menyebabkan harga turun.
### Perilaku Investor
1. **Spekulasi:**
- Bitcoin sering kali menjadi sasaran perdagangan spekulatif. Pedagang membeli dan menjual Bitcoin berdasarkan prediksi harga jangka pendek, yang dapat menyebabkan perubahan harga secara cepat.
2. **FOMO dan Panic Selling:**
- Fear of missing out (FOMO) dapat menaikkan harga karena investor terburu-buru membeli Bitcoin saat bull run. Sebaliknya, penjualan panik saat kondisi ekonomi lesu dapat menyebabkan penurunan harga yang tajam.
### Manipulasi Pasar
1. **Aktivitas Paus:**
- Pemegang besar Bitcoin, yang dikenal sebagai whales, dapat mempengaruhi harga dengan melakukan pesanan beli atau jual dalam jumlah besar. Tindakan mereka dapat menciptakan pergerakan harga yang signifikan dan meningkatkan volatilitas.
2. **Skema Pompa dan Pembuangan:**
- Upaya terkoordinasi untuk menaikkan harga Bitcoin secara artifisial (memompa) dan kemudian menjual kepemilikan pada puncaknya (dump) dapat menyebabkan lonjakan dan penurunan harga secara tiba-tiba.
### Faktor Makroekonomi
1. **Kondisi Perekonomian Global:**
- Peristiwa ekonomi, seperti perubahan suku bunga, inflasi, dan ketegangan geopolitik, dapat memengaruhi kepercayaan investor dan mendorong fluktuasi harga Bitcoin.
2. **Devaluasi Mata Uang:**
- Pada saat terjadi devaluasi mata uang atau ketidakstabilan ekonomi di negara-negara tertentu, Bitcoin sering dianggap sebagai tempat berlindung yang aman, sehingga meningkatkan permintaan dan menaikkan harga.
#pizzaday #PEPE $BTC