Binance Square

futurescience

5,264 penayangan
2 Berdiskusi
Crypto Trader 343
·
--
Seiring perubahan iklim meningkat lebih cepat daripada yang diprediksi, sebuah ide yang dulunya dianggap mustahil kini sedang dieksplorasi secara serius: menggunakan satelit untuk meredupkan Matahari. Elon Musk telah mengusulkan perisai orbital besar yang dikendalikan AI terbuat dari ribuan satelit reflektif kecil yang dapat sedikit mengurangi jumlah sinar matahari yang mencapai Bumi. Konsep ini berdasarkan pada geoengineering — bukan memblokir Matahari, tetapi mengurangi intensitas sinar matahari kurang dari 2%, cukup untuk memperlambat peningkatan suhu ekstrem. Desain Musk menyarankan bahwa cermin ultra-ringan, yang dipandu oleh AI onboard, dapat secara otomatis menyusun ulang diri mereka untuk mengoptimalkan pembelokan sinar matahari tanpa merusak siklus fotosintesis global. Sementara proposal ini masih teoritis, para ilmuwan mengatakan sesuatu seperti ini mungkin segera menjadi kebutuhan. Suhu, pencairan es, dan kenaikan permukaan laut terjadi pada tingkat yang tidak terlihat dalam jutaan tahun. Beberapa peneliti berpendapat bahwa manajemen radiasi matahari mungkin satu-satunya cara untuk "membeli waktu" sementara umat manusia bertransisi ke energi bersih. Kritikus memperingatkan tentang efek samping yang tidak diketahui: pergeseran pola curah hujan, pendinginan yang tidak merata, dan pertanyaan geo-politik tentang siapa yang mengendalikan termostat dunia. Meskipun demikian, ide Musk mencerminkan urgensi yang semakin meningkat — kesadaran bahwa rekayasa iklim mungkin segera berpindah dari imajinasi menjadi kebutuhan. #Geoengineering #SpaceTech #ClimateInnovation #ElonMusk #FutureScience
Seiring perubahan iklim meningkat lebih cepat daripada yang diprediksi, sebuah ide yang dulunya dianggap mustahil kini sedang dieksplorasi secara serius: menggunakan satelit untuk meredupkan Matahari. Elon Musk telah mengusulkan perisai orbital besar yang dikendalikan AI terbuat dari ribuan satelit reflektif kecil yang dapat sedikit mengurangi jumlah sinar matahari yang mencapai Bumi.
Konsep ini berdasarkan pada geoengineering — bukan memblokir Matahari, tetapi mengurangi intensitas sinar matahari kurang dari 2%, cukup untuk memperlambat peningkatan suhu ekstrem. Desain Musk menyarankan bahwa cermin ultra-ringan, yang dipandu oleh AI onboard, dapat secara otomatis menyusun ulang diri mereka untuk mengoptimalkan pembelokan sinar matahari tanpa merusak siklus fotosintesis global.
Sementara proposal ini masih teoritis, para ilmuwan mengatakan sesuatu seperti ini mungkin segera menjadi kebutuhan. Suhu, pencairan es, dan kenaikan permukaan laut terjadi pada tingkat yang tidak terlihat dalam jutaan tahun. Beberapa peneliti berpendapat bahwa manajemen radiasi matahari mungkin satu-satunya cara untuk "membeli waktu" sementara umat manusia bertransisi ke energi bersih.
Kritikus memperingatkan tentang efek samping yang tidak diketahui: pergeseran pola curah hujan, pendinginan yang tidak merata, dan pertanyaan geo-politik tentang siapa yang mengendalikan termostat dunia.
Meskipun demikian, ide Musk mencerminkan urgensi yang semakin meningkat — kesadaran bahwa rekayasa iklim mungkin segera berpindah dari imajinasi menjadi kebutuhan.
#Geoengineering #SpaceTech #ClimateInnovation #ElonMusk #FutureScience
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel