Binance Square

daohack

2,036 penayangan
4 Berdiskusi
Shauna Moeck肖娜莫克
--
Lihat asli
💀⚡ Hack DAO: $60J Yang Mengubah Ethereum Selamanya Pada tahun 2016, Ethereum masih baru, dan para pengembang meluncurkan proyek berani bernama The DAO (Organisasi Otonomi Terdesentralisasi). Ini seperti dana usaha yang dijalankan oleh komunitas 💼 di mana para investor menggunakan ETH untuk memberikan suara pada proyek. Orang-orang menyukainya — lebih dari $150J nilai ETH terkunci di The DAO 🚀. Namun kemudian bencana melanda… ⚡ 👉 Para hacker mengeksploitasi bug dalam kontrak pintar. 👉 Mereka menguras $60J nilai ETH 😱. 👉 Harga Ethereum anjlok, dan kepanikan melanda komunitas. Krisis ini memaksa Ethereum untuk membuat keputusan bersejarah: 1️⃣ Hard Fork (Ethereum) – membalikkan hack, mengembalikan dana ke investor. 2️⃣ No Fork (Ethereum Classic) – “kode adalah hukum,” membiarkan hack tetap tidak tersentuh. Hasilnya? Ethereum terpecah menjadi dua blockchain: Ethereum (ETH) – fork, yang kita gunakan saat ini. Ethereum Classic (ETC) – yang asli, di mana hack tetap di rantai. 💡 Pelajaran: Momen ini mendefinisikan tata kelola kripto — apakah kita mengikuti kode atau komunitas? 👉 Apa pendapatmu: Apakah Ethereum benar untuk melakukan fork, atau seharusnya mereka membiarkan hack sebagai sejarah? 🤔 $ETH {spot}(ETHUSDT) #EthereumNews #DAOHack #CryptoHistory #BinanceSquare #BTCWhalesMoveToETH
💀⚡ Hack DAO: $60J Yang Mengubah Ethereum Selamanya

Pada tahun 2016, Ethereum masih baru, dan para pengembang meluncurkan proyek berani bernama The DAO (Organisasi Otonomi Terdesentralisasi).

Ini seperti dana usaha yang dijalankan oleh komunitas 💼 di mana para investor menggunakan ETH untuk memberikan suara pada proyek. Orang-orang menyukainya — lebih dari $150J nilai ETH terkunci di The DAO 🚀.

Namun kemudian bencana melanda… ⚡

👉 Para hacker mengeksploitasi bug dalam kontrak pintar.
👉 Mereka menguras $60J nilai ETH 😱.
👉 Harga Ethereum anjlok, dan kepanikan melanda komunitas.

Krisis ini memaksa Ethereum untuk membuat keputusan bersejarah:
1️⃣ Hard Fork (Ethereum) – membalikkan hack, mengembalikan dana ke investor.
2️⃣ No Fork (Ethereum Classic) – “kode adalah hukum,” membiarkan hack tetap tidak tersentuh.

Hasilnya? Ethereum terpecah menjadi dua blockchain:

Ethereum (ETH) – fork, yang kita gunakan saat ini.

Ethereum Classic (ETC) – yang asli, di mana hack tetap di rantai.

💡 Pelajaran: Momen ini mendefinisikan tata kelola kripto — apakah kita mengikuti kode atau komunitas?

👉 Apa pendapatmu: Apakah Ethereum benar untuk melakukan fork, atau seharusnya mereka membiarkan hack sebagai sejarah? 🤔
$ETH

#EthereumNews #DAOHack #CryptoHistory #BinanceSquare #BTCWhalesMoveToETH
Lihat asli
Fakta Crypto Hari Ini #6 Pada tahun 2016, para peretas mencuri $60 juta dari The DAO — salah satu eksperimen awal Ethereum. Komunitas crypto terpecah mengenai bagaimana cara memperbaikinya, menciptakan Ethereum (ETH) dan Ethereum Classic (ETC). Satu rantai membalikkan peretasan. Yang lainnya memilih ketidakberubahan. #Ethereum #DAOHack #CryptoHistory #blockchain {spot}(ETHUSDT) {spot}(ETCUSDT)
Fakta Crypto Hari Ini #6
Pada tahun 2016, para peretas mencuri $60 juta dari The DAO — salah satu eksperimen awal Ethereum. Komunitas crypto terpecah mengenai bagaimana cara memperbaikinya, menciptakan Ethereum (ETH) dan Ethereum Classic (ETC).
Satu rantai membalikkan peretasan. Yang lainnya memilih ketidakberubahan.
#Ethereum #DAOHack #CryptoHistory #blockchain
Lihat asli
#EthereumRollbackDebate Debat Pengembalian Ethereum: Apa Arti ‘Kode adalah Hukum’ Sebenarnya bagi Kemanusiaan? Tagar Debat Pengembalian Ethereum memicu percakapan hangat di seluruh komunitas kripto. Pada intinya, debat ini mengingat kembali momen penting dalam sejarah blockchain: peretasan DAO 2016, di mana para pendiri Ethereum secara kontroversial memilih untuk “mengembalikan” rantai untuk membalikkan pencurian senilai $50 juta. Sekarang, saat dilema etis serupa muncul kembali, pertanyaannya muncul: Haruskah blockchain memprioritaskan ketidakberubahan, atau dapatkah intervensi manusia dibenarkan? Pendukung ketidakberubahan berargumen bahwa mengubah rantai merusak janji dasar blockchain—sistem terdesentralisasi yang tanpa kepercayaan di mana “kode adalah hukum.” Namun, para kritikus membantah bahwa menolak untuk bertindak dalam kasus eksploitasi atau penipuan berisiko mengasingkan pengguna dan membatasi adopsi arus utama. Pengembalian Ethereum bukan hanya keputusan teknis; itu adalah keputusan filosofis, memaksa kita untuk menghadapi apakah teknologi harus melayani manusia atau secara kaku mematuhi prinsip. Hari ini, saat proyek menghadapi eksploitasi seperti peretasan Poly Network senilai $600M atau pelanggaran Wormhole baru-baru ini, debat menjadi semakin keras. Dapatkah komunitas terdesentralisasi secara etis melakukan intervensi tanpa memusatkan kekuasaan? Atau apakah setiap pengembalian merusak cita-cita yang menjadikan blockchain revolusioner? Debat Pengembalian Ethereum bukan hanya tentang kode—ini tentang nilai. Ini menantang kita untuk mendefinisikan apa arti keadilan, akuntabilitas, dan inovasi dalam dunia terdesentralisasi. Di mana posisi Anda? #BlockchainEthics #Decentralization #CryptoCommunityPower #DAOHack $ETH {spot}(ETHUSDT) $BTC {spot}(BTCUSDT) $BNB {spot}(BNBUSDT)
#EthereumRollbackDebate Debat Pengembalian Ethereum: Apa Arti ‘Kode adalah Hukum’ Sebenarnya bagi Kemanusiaan?

Tagar Debat Pengembalian Ethereum memicu percakapan hangat di seluruh komunitas kripto. Pada intinya, debat ini mengingat kembali momen penting dalam sejarah blockchain: peretasan DAO 2016, di mana para pendiri Ethereum secara kontroversial memilih untuk “mengembalikan” rantai untuk membalikkan pencurian senilai $50 juta. Sekarang, saat dilema etis serupa muncul kembali, pertanyaannya muncul: Haruskah blockchain memprioritaskan ketidakberubahan, atau dapatkah intervensi manusia dibenarkan?

Pendukung ketidakberubahan berargumen bahwa mengubah rantai merusak janji dasar blockchain—sistem terdesentralisasi yang tanpa kepercayaan di mana “kode adalah hukum.” Namun, para kritikus membantah bahwa menolak untuk bertindak dalam kasus eksploitasi atau penipuan berisiko mengasingkan pengguna dan membatasi adopsi arus utama. Pengembalian Ethereum bukan hanya keputusan teknis; itu adalah keputusan filosofis, memaksa kita untuk menghadapi apakah teknologi harus melayani manusia atau secara kaku mematuhi prinsip.

Hari ini, saat proyek menghadapi eksploitasi seperti peretasan Poly Network senilai $600M atau pelanggaran Wormhole baru-baru ini, debat menjadi semakin keras. Dapatkah komunitas terdesentralisasi secara etis melakukan intervensi tanpa memusatkan kekuasaan? Atau apakah setiap pengembalian merusak cita-cita yang menjadikan blockchain revolusioner?

Debat Pengembalian Ethereum bukan hanya tentang kode—ini tentang nilai. Ini menantang kita untuk mendefinisikan apa arti keadilan, akuntabilitas, dan inovasi dalam dunia terdesentralisasi. Di mana posisi Anda?

#BlockchainEthics #Decentralization #CryptoCommunityPower #DAOHack $ETH
$BTC
$BNB
Lihat asli
Peretasan The DAO: Ketika Ethereum Menghadapi Krisis Terbesarnya (Bagian 9)1️⃣ Kelahiran The DAO – Sebuah Ide Revolusioner Pada April 2016, The DAO (Organisasi Otonom Terdesentralisasi) diluncurkan sebagai eksperimen yang inovatif dalam tata kelola terdesentralisasi. Ini dirancang untuk menjadi dana investasi yang didorong oleh komunitas, memungkinkan pengguna untuk memberikan suara pada proyek dan mengalokasikan dana tanpa otoritas pusat. ✔️ The DAO mengumpulkan $150 juta dalam ETH, menjadikannya acara crowdfunding terbesar dalam sejarah kripto pada saat itu. ✔️ Para investor percaya pada visi tersebut, melihatnya sebagai masa depan keuangan terdesentralisasi.

Peretasan The DAO: Ketika Ethereum Menghadapi Krisis Terbesarnya (Bagian 9)

1️⃣ Kelahiran The DAO – Sebuah Ide Revolusioner

Pada April 2016, The DAO (Organisasi Otonom Terdesentralisasi) diluncurkan sebagai eksperimen yang inovatif dalam tata kelola terdesentralisasi. Ini dirancang untuk menjadi dana investasi yang didorong oleh komunitas, memungkinkan pengguna untuk memberikan suara pada proyek dan mengalokasikan dana tanpa otoritas pusat.

✔️ The DAO mengumpulkan $150 juta dalam ETH, menjadikannya acara crowdfunding terbesar dalam sejarah kripto pada saat itu.

✔️ Para investor percaya pada visi tersebut, melihatnya sebagai masa depan keuangan terdesentralisasi.
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel