$NEIRO 🏦 BOJ Menandakan Kenaikan Suku Bunga yang Berkelanjutan
Bank sentral Jepang — Bank of Japan (BOJ) — telah menandakan bahwa siklus kenaikan suku bunga masih jauh dari selesai. Gubernur Kazuo Ueda menekankan bahwa para pembuat kebijakan siap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut jika inflasi dan kondisi ekonomi terus membaik.
📊 Langkah Kebijakan Terbaru
Pada bulan Desember 2025, BOJ menaikkan suku bunga kebijakannya menjadi 0,75%, level tertinggi dalam sekitar 30 tahun, menandai pergeseran yang signifikan dari dekade kebijakan moneter yang sangat longgar.
Komentar terbaru Ueda — disampaikan dalam konferensi bankir — mengulangi sikap bahwa suku bunga akan terus naik jika ekonomi dan tren harga sejalan dengan perkiraan.
📈 Mengapa Ini Penting
Panduan BOJ mencerminkan tekanan inflasi yang terus-menerus dengan harga konsumen di atas target 2% bank sentral selama bertahun-tahun, meskipun suku bunga riil tetap negatif.
Pasar menginterpretasikan ini sebagai normalisasi moneter yang jelas — sebuah pergeseran yang jarang dari era stimulus panjang Jepang.
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang telah naik tajam sebagai respons, dengan imbal hasil JGB 10-tahun sesaat mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade, menandakan ekspektasi untuk pengetatan lebih lanjut.
📌 Dampak yang Lebih Luas
Yen yang lebih kuat (atau pengurangan kelemahan) dan imbal hasil yang lebih tinggi dapat memengaruhi aliran modal global dan berdampak pada pasar aset, termasuk ekuitas dan perdagangan carry yang terkait dengan yen.
Kenaikan suku bunga yang berkelanjutan akan menandai sikap yang lebih hawkish di antara bank sentral utama, yang kontras dengan siklus pelonggaran di beberapa ekonomi lainnya.
#JapanEconomy #BankofJapan #InterestRates #MonetaryPolicy #BOJ