#AE Persetujuan peluncuran terbaru dari AE Coin, stablecoin pertama yang dipatok pada dirham Uni Emirat Arab (UEA), oleh Bank Sentral UEA (CBUAE) menandai langkah signifikan dalam transformasi digital di kawasan tersebut. Dirancang di bawah kerangka Regulasi Layanan Token Pembayaran, AE Coin bertujuan untuk menyediakan layanan keuangan yang aman, berbiaya rendah, dan efisien, mendukung baik pengguna ritel maupun institusi. Berikut adalah tinjauan mendalam tentang potensi dampaknya dan peta jalannya.
Fitur Utama AE Coin
Stabilitas: Setiap AE Coin dipatok 1:1 ke Dirham UEA, memastikan volatilitas harga yang minimal.
Efisiensi: Dibangun di atas blockchain, AE Coin memfasilitasi transaksi instan, aman, dan biaya efektif.
Kasus Penggunaan: Memungkinkan e-commerce yang mulus, pengiriman uang lintas batas, keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan banyak lagi.
Potensi Pasar dan Konteks
Pertumbuhan Stablecoin: Stablecoin mendominasi 51% aktivitas kripto di UEA, melampaui Bitcoin dan Ethereum. Transaksi yang melibatkan stablecoin tumbuh menjadi $9,8 miliar pada paruh pertama tahun 2024, naik 55% dari $6,3 miliar pada tahun 2023.
Dasar Regulasi: AE Coin mematuhi mandat ketat CBUAE, seperti cadangan kas penuh dan rekening escrow di bank-bank UEA, memastikan transparansi dan integritas keuangan.