🚨
#CryptoScamSurge : gelombang penipuan yang melanda ekosistem crypto
Pada tahun 2025, industri cryptocurrency menghadapi ledakan penipuan yang canggih. Statistik terbaru mengungkapkan peningkatan 200 hingga 245% dalam serangan, terutama berkat penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan deepfake.
📌 Vektor utama penipuan :
Deepfake meniru tokoh-tokoh seperti Elon Musk atau pejabat pemerintah untuk mempromosikan airdrop palsu atau platform crypto, dengan kerugian besar secara global.
Penipuan melalui phishing dan pencurian alamat (address poisoning) telah mengakibatkan korban kehilangan lebih dari 1,2 juta USD, dengan penipu mengirimkan jumlah kecil untuk mengaburkan jejak.
Munculnya penipuan "pig butchering": mekanisme berbasis grooming dan romansa ini menghabiskan miliaran bagi pengguna (lebih dari 3,6 miliar USD pada tahun 2024), sering kali melalui Telegram atau platform pesan.
🏛️ Dampak terbaru :
Di Asia, 87 jaringan deepfake telah dibongkar pada kuartal pertama 2025, mengakibatkan kerugian kumulatif yang melebihi 34 juta USD dalam satu operasi.
Di Amerika Serikat, penyelidikan RICO telah mengarah pada penangkapan 12 orang yang terlibat dalam jaringan penipuan crypto yang telah menggelapkan 263 juta USD.
Setengah pertama tahun 2025 telah mencatat lebih dari 2,17 miliar USD yang dicuri dalam peretasan, termasuk pencurian besar-besaran dari ByBit.
🧠 Tips pencegahan :
1. Jangan memberikan izin tanpa batas pada token atau airdrop segera setelah diterima.
2. Periksa secara sistematis keaslian video YouTube atau pesan di Telegram, terutama jika janji-janji terlalu bagus .
3. Aktifkan dompet terpisah untuk menguji proyek baru (isolasi risiko).
4. Gunakan alat keamanan on-chain untuk secara otomatis mencabut persetujuan yang tidak aktif.