#CEXvsDEX101 Berikut adalah gambaran umum CEX vs DEX:
*CEX (Pertukaran Terpusat)*:
- Platform online tradisional di mana pengguna dapat membeli, menjual, dan memperdagangkan cryptocurrency.
- Dikelola oleh otoritas pusat, yang mengelola transaksi, akun pengguna, dan keamanan.
- Contoh: Binance, Coinbase, Kraken.
- Kelebihan: Antarmuka yang ramah pengguna, likuiditas tinggi, fitur canggih.
- Kekurangan: Kontrol terpusat, potensi risiko keamanan, pengawasan regulasi.
*DEX (Pertukaran Terdesentralisasi)*:
- Platform peer-to-peer yang memungkinkan perdagangan cryptocurrency langsung tanpa perantara.
- Beroperasi pada teknologi blockchain, memungkinkan transaksi yang terdesentralisasi, tanpa kepercayaan, dan transparan.
- Contoh: Uniswap, SushiSwap, PancakeSwap.
- Kelebihan: Kontrol terdesentralisasi, keamanan yang ditingkatkan, transparansi yang lebih tinggi.
- Kekurangan: Kompleksitas, likuiditas lebih rendah, potensi risiko kontrak pintar.
Perbedaan kunci:
1. *Sentralisasi*: CEX dikendalikan oleh otoritas pusat, sedangkan DEX beroperasi pada jaringan terdesentralisasi.
2. *Keamanan*: CEX lebih rentan terhadap peretasan dan risiko keamanan, sementara sifat terdesentralisasi DEX mengurangi risiko ini.
3. *Pengalaman Pengguna*: CEX sering kali memberikan antarmuka yang lebih ramah pengguna, sementara DEX bisa lebih kompleks untuk dinavigasi.
4. *Regulasi*: CEX tunduk pada pengawasan regulasi, sementara DEX beroperasi dalam lingkungan yang lebih terdesentralisasi dan kurang diatur.
Akhirnya, pilihan antara CEX dan DEX tergantung pada prioritas Anda: pengalaman pengguna, keamanan, desentralisasi, atau kepatuhan regulasi.