Bitcoin Ka Bara Dhajka: Kya Ini Kesempatan Pembelian Terbaik?
Hari ini, 1 Februari 2026, pasar crypto sedang mengalami sentimen "Risk-Off" yang sangat kuat. Bitcoin, yang merupakan tolok ukur pasar, telah turun hampir 6,5% dalam 24 jam terakhir hingga mencapai level $78,500. Ini adalah level terendah dalam dua bulan terakhir.
Penyebab Penurunan di Pasar
Ada beberapa faktor penting di balik penurunan mendadak Bitcoin ini:
Aliran Keluar ETF: Pada bulan Januari, hampir $1,6 miliar telah ditarik dari ETF Spot Bitcoin, yang merupakan aliran keluar tertinggi yang pernah ada.
Likuidasi: Hanya dalam satu hari terakhir, lebih dari $770 juta posisi crypto telah dilikuidasi, yang semakin meningkatkan tekanan jual.
Kehancuran Emas dan Perak: Menariknya, tidak hanya crypto, tetapi juga emas dan perak hari ini mengalami penurunan rekor, yang menunjukkan bahwa investor sedang menarik uang dari semua jenis aset.
Analisis Teknikal dan Level Dukungan
Menurut para ahli, saat ini zona $75,000 hingga $78,000 dapat berfungsi sebagai dukungan yang kuat untuk Bitcoin. Jika BTC berhenti di sini, ada kemungkinan pemulihan. Namun, jika level ini pecah, maka tujuan berikutnya bisa jadi $70,000.
Di sisi lain, RSI (Indeks Kekuatan Relatif) menunjukkan bahwa pasar saat ini berada di zona "Oversold", yang berarti pasar telah menjual lebih dari yang diperlukan dan dapat segera melihat "Bounce Back".
Tampilan Masa Depan
Lembaga-lembaga besar di seluruh dunia masih menganggap tahun 2026 sebagai "Tahun Bullish" untuk Bitcoin. Penurunan saat ini dianggap oleh banyak investor sebagai kesempatan "Buy the Dip". Nominasi baru untuk Ketua Fed yang "Crypto-friendly" dari Donald Trump juga bisa mengangkat pasar kembali dalam beberapa hari mendatang.
Catatan: Pasar crypto sangat volatile, jadi pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi.
Hashtag Trending:
#BitcoinCrash #CryptoNews2026 #BTCUpdate #BuyTheDip #CryptoMarket